Sebelum memulai, pahami dua konsep inti Clarion:
- Pola Desain Berbasis Data: Di Clarion, Anda memulai dengan mendefinisikan struktur basis data Anda. Logika bisnis dan antarmuka pengguna kemudian dibangun di atas struktur data ini.
- Template dan Generator Kode: Ini adalah inti dari Clarion. Anda tidak menulis setiap baris kode dari nol. Sebaliknya, Anda menggunakan template visual untuk mendefinisikan apa yang harus dilakukan aplikasi (misalnya, membuat formulir entri data, tabel, atau laporan). Clarion kemudian secara otomatis menghasilkan kode sumber (source code) yang lengkap.
Baca juga : Mengenal Dockerfile: Blueprint untuk Aplikasi yang Konsisten di Setiap Lingkungan
2. Langkah-Langkah Membangun Aplikasi
Proses pengembangan di Clarion sangat terstruktur.
Langkah 1: Membuat Kamus Data (Data Dictionary)
Ini adalah langkah pertama dan terpenting. Kamus data adalah pusat dari aplikasi Anda.
- Definisi Tabel: Buat definisi untuk setiap tabel yang akan digunakan aplikasi Anda (misalnya,
Pelanggan,Produk,Pesanan). - Definisi Kolom: Di setiap tabel, tentukan nama, tipe data, dan atribut lainnya (panjang, desimal, format) untuk setiap kolom.
- Relasi Data: Tentukan relasi antar-tabel (misalnya, satu pelanggan dapat memiliki banyak pesanan).
Kamus data berfungsi sebagai "cetak biru" yang akan digunakan Clarion untuk menghasilkan kode yang efisien.
Langkah 2: Menentukan Jendela dan Template
Setelah kamus data selesai, Anda dapat mulai mendesain antarmuka pengguna.
- Pilih Template Jendela: Clarion menyediakan berbagai template standar, seperti Browse & Form. Template ini secara otomatis membuat jendela dengan daftar data (
Browse) dan formulir untuk menambah, mengedit, atau menghapus data (Form). - Hubungkan ke Kamus Data: Tautkan template jendela ke tabel yang relevan di kamus data Anda. Clarion akan secara otomatis menampilkan kolom-kolom yang sesuai dan mengelola interaksi basis data.
- Sesuaikan Tampilan: Gunakan editor visual Clarion untuk menyesuaikan tata letak, menambahkan tombol, label, dan elemen UI lainnya.
Langkah 3: Menambahkan Logika Bisnis
Logika yang spesifik dan unik untuk aplikasi Anda ditambahkan setelah kode dasar dihasilkan.
- Gunakan Prosedur: Tulis prosedur untuk melakukan tugas-tugas tertentu yang tidak ditangani oleh template (misalnya, menghitung total pesanan, memvalidasi data input yang rumit).
- Masukkan Kode: Anda dapat memasukkan kode Clarion langsung ke dalam template. Kode ini akan dieksekusi pada event tertentu, seperti saat tombol diklik atau saat data disimpan.
- Gunakan Embeds: Embeds adalah blok kode yang disisipkan ke dalam kode yang dihasilkan. Ini memungkinkan Anda untuk memodifikasi perilaku standar tanpa harus mengubah generator kode itu sendiri.
3. Kecepatan dan Efisiensi dalam Praktik
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat melihat mengapa Clarion sangat cepat:
- Generasi Otomatis: Membuat tabel, formulir, dan laporan dasar hanya membutuhkan waktu beberapa menit.
- Fokus pada Kustomisasi: Sebagian besar waktu Anda dihabiskan untuk menambahkan logika bisnis yang unik, bukan menulis kode berulang.
- Perubahan yang Cepat: Jika ada perubahan pada struktur basis data, Anda dapat memperbarui kamus data, dan Clarion akan secara otomatis menyesuaikan sebagian besar kode Anda.