Penerbangan Delta Dialihkan Setelah Mengalami Turbulensi Parah, 25 Orang Terluka
Pada Rabu, 30 Juli 2025, penerbangan Delta Air Lines yang sedang dalam perjalanan dari Salt Lake City menuju Amsterdam terpaksa dialihkan ke Minneapolis-St. Paul International Airport (MSP) setelah mengalami turbulensi yang sangat parah. Akibatnya, sebanyak 25 orang terluka, termasuk tujuh anggota awak pesawat. Pihak Delta pada Kamis (31/07) mengkonfirmasi bahwa semua korban yang dibawa ke rumah sakit telah dirawat dan diperbolehkan pulang.
Baca juga: Diskon Tiket Kereta Api Hingga 60% di KAI Expo 2025: Simak Cara Membelinya!
Turbulensi Parah Menyebabkan Cedera, Pesawat Aman Mendarat di MSP
Pesawat yang mengangkut 275 penumpang dan 13 awak pesawat itu, sebuah Airbus A330-900, berhasil mendarat dengan selamat di MSP sekitar pukul 19:45 waktu setempat. Begitu pesawat tiba, petugas medis langsung menangani penumpang dan awak yang terluka.
Salah seorang penumpang, Leann Nash, mengungkapkan pengalaman menegangkan yang ia alami: "Pesawat naik sekitar 500 kaki, kemudian turun 1.500 kaki. Ada saat di mana kami merasa seolah-olah terangkat dan melayang," ujarnya. "Pada satu titik, kami berpikir pesawat akan jatuh... Saya masih gemetar, itu sangat menakutkan."
Kondisi Terjadi Ketika Layanan Makan Tengah Malam Dimulai
Peristiwa turbulensi ini terjadi saat layanan makan tengah malam baru dimulai. Penumpang dan kru yang berada di lorong pesawat saat itu terlempar akibat guncangan hebat. "Jika mereka tidak memakai sabuk pengaman, mereka akan terlempar ke langit-langit dan jatuh ke lantai," tambah Nash. Bahkan, trolley makanan yang melayang di udara juga menyebabkan beberapa cedera.
Penyebab Turbulensi Parah di Atas Wyoming
Menurut ahli meteorologi Jonathan Yuhas, turbulensi parah terjadi saat pesawat terbang di atas Wyoming, di mana banyak badai petir sedang terjadi. "Pesawat berada di area yang dikelilingi oleh badai petir, yang meskipun tidak semuanya sangat parah, tetap bisa menyebabkan turbulensi yang signifikan," jelas Yuhas.
Turbulensi Parah Sebabkan Cedera pada Penumpang dan Kru
Data dari FAA (Federal Aviation Administration) menunjukkan bahwa antara 2009 hingga 2024, sebanyak 207 orang mengalami cedera akibat turbulensi parah, dengan 80% di antaranya adalah kru pesawat. Insiden ini sedang diselidiki oleh pihak berwenang untuk mengetahui penyebab pasti dari turbulensi yang sangat kuat tersebut.
Baca juga: Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul
Penerbangan Dilanjutkan ke Amsterdam
Setelah proses penanganan medis di MSP, Delta mengonfirmasi bahwa penerbangan dilanjutkan ke Amsterdam pada penerbangan khusus pukul 20:00. Para penumpang yang telah diperiksa dan dinyatakan sehat bisa melanjutkan perjalanan mereka tanpa ada masalah lebih lanjut.
Dengan turbulensi yang semakin sering terjadi, pihak FAA dan maskapai penerbangan terus berupaya untuk meningkatkan keselamatan penumpang dan awak pesawat di masa depan.
Penulis: Fiska Anggraini