Logo Universitas Teknokrat Indonesia

3 Strategi Licik Seong Jong Man Gagalkan Perekrutan Tim Rugby di Drakor The Winning Try

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk 3 Strategi Licik Seong Jong Man Gagalkan Perekrutan Tim Rugby di Drakor The Winning Try

Dalam drama Korea The Winning Try, karakter Seong Jong Man tampil sebagai sosok antagonis yang berusaha menghambat kemajuan tim rugby SMA Hanyang. Ia melakukan berbagai cara untuk membatalkan proses perekrutan anggota baru demi kepentingan pribadi dan ambisi politiknya. Berikut tiga siasat licik yang ia gunakan dalam drama.

Baca juga : Peluang Hasto Kembali Jadi Sekjen PDI-P, Semua Bergantung pada Megawati


1. Bersekongkol dengan Pejabat Pendidikan untuk Kepentingan Pribadi

Seong Jong Man menjalin kerja sama rahasia dengan Na Gyu Won, pejabat dari dinas pendidikan sekaligus ayah dari Na Yi Hyun. Dalam kesepakatan tersebut, Jong Man menjanjikan pembangunan fasilitas olahraga baru untuk tim menembak, sebagai imbalan atas dukungan pencalonannya sebagai kepala sekolah. Langkah ini membuat eksistensi tim rugby semakin terpinggirkan.


2. Mengubah Sistem Penerimaan Jalur Khusus untuk Mengeliminasi Calon Pemain Rugby

Untuk menghalangi bergabungnya calon atlet rugby, Jong Man mengganti sistem seleksi siswa jalur olahraga. Ia memasukkan tes-tes yang tidak relevan dengan rugby—seperti memanah dan anggar—ke dalam ujian fisik. Tujuannya adalah agar calon atlet rugby kesulitan lolos karena tidak memiliki kemampuan dalam cabang tersebut.


3. Modifikasi Tes Mendadak Tanpa Pemberitahuan

Siasat terakhir yang tak kalah kejam adalah mengubah format tes di menit-menit akhir. Jong Man mengganti soal ujian praktik secara tiba-tiba, seperti mengganti tes memanah dengan tes menembak. Hal ini membuat para kandidat yang telah mempersiapkan diri gagal tampil maksimal, dan akhirnya tidak lolos seleksi.

Baca juga : Mau Kodingan Lebih Terstruktur? Coba OOP Sekarang Juga!


Tujuan di Balik Rencana Jong Man

Tujuan utama Jong Man adalah membubarkan tim rugby agar dana dan fasilitas bisa dialihkan ke tim olahraga lain yang lebih ia dukung, demi membangun citra sebagai calon kepala sekolah yang "berprestasi". Namun, upayanya perlahan mulai terbongkar berkat keberanian Ju Ga Ram dan tim pendukung rugby lainnya.

Penulis : helen putri marsela