Investor Indonesia terus memantau perkembangan pasar modal dan emas. Inilah lima berita investasi paling menarik perhatian hingga Selasa (29 Juli 2025), mulai dari prospek saham ADRO hingga pergerakan luar biasa CDIA.
baca juga : Perlindungan Hak Pemilik Sah Rekening Perbankan di Tengah Upaya Pemblokiran
1. Saham ADRO Diprediksi Cerah, Ini Alasannya
Analis pasar Hendra Wardana memberikan rekomendasi buy untuk saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Menurutnya, ADRO memiliki fundamental yang solid dan sedang berada di sektor yang prospektif: energi terbarukan dan logam masa depan.
Harga saham ADRO ditutup naik 0,52% ke Rp 1.925 pada perdagangan 28 Juli. Meski masih terkoreksi 20,78% secara year-to-date, banyak investor yang melihat peluang rebound ke depan.
2. CDIA Terus Menguat, Banyak Investor Realisasi Cuan
Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) kembali mencetak auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 9,91% ke Rp 1.830. Meski berada di papan pemantauan khusus full call auction (FCA), volume perdagangan sangat tinggi: lebih dari 344 juta saham berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp 630 miliar.
Saham anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) ini telah mencatatkan lonjakan 863,16% sejak IPO di harga Rp 190 per lembar pada 9 Juli 2025.
3. Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini: Laku Emas Justru Naik
Harga emas perhiasan pada Selasa (29/7/2025) mengalami penurunan tipis di sebagian besar merek. Namun menariknya, Laku Emas justru mencatat kenaikan harga.
Faktor utama yang memengaruhi harga perhiasan antara lain adalah nilai tukar rupiah, permintaan global dari sektor perhiasan, serta kebijakan moneter terkait cadangan emas. Simak perbandingan harga dari Laku Emas, Raja Emas Indonesia, hingga Hartadinata Abadi untuk mengetahui pergerakan harga berbagai kadar emas.
4. CDIA Tetap Tangguh meski Tidak ARA
Pada perdagangan sesi I hari Selasa (29/7/2025), saham CDIA tetap stabil di angka Rp 1.830 meskipun tidak menyentuh ARA. Saham ini juga tidak terkena auto reject bawah (ARB), menunjukkan kekuatan di tengah tekanan pasar.
Sejak pencatatan awal di Bursa, CDIA terus menguat tajam dan menjadi sorotan pelaku pasar karena konsistensinya di papan pemantauan khusus FCA.
baca juga : Dosen Tetap FTIK Universitas Teknokrat Indonesia Raih Gelar Doktor dari UGM
5. Transaksi CDIA di Pasar Nego: Ada yang Dapat di Rp 300
Saham CDIA tetap melesat di pasar reguler dengan harga terakhir tercatat Rp 1.950 atau naik 6,56%. Namun, di pasar negosiasi (nego), ada investor yang berhasil mendapatkan harga jauh lebih rendah.
Data RTI menunjukkan transaksi sebanyak 1,39 juta lot saham CDIA terjadi di harga Rp 300, dengan nilai transaksi Rp 41,71 miliar. Angka ini jauh di bawah harga pasar reguler dan menunjukkan potensi variasi harga di pasar nego.
penulis : elsandria