Jakarta, Detiknews – Insiden KRL anjlok di Stasiun Jakarta Kota pada Selasa, 6 Agustus 2025 menjadi perhatian banyak pihak, terutama bagi para penumpang yang hendak berangkat kerja. Berikut adalah 5 fakta penting mengenai kejadian tersebut yang mengganggu perjalanan kereta api di jam-jam sibuk pagi hari.
baca juga:Prakiraan Cuaca Rabu 6 Agustus 2025: Mayoritas Wilayah Jabodetabek Cerah, Hujan Ringan Mengintai
1. KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota
Pada pukul 07.17 WIB, kereta Commuter Line No. 1189 relasi Bogor-Jakarta Kota mengalami anjlok di emplasemen Stasiun Jakarta Kota. Kejadian ini menyebabkan gangguan besar pada perjalanan KRL, serta menyebabkan penumpukan penumpang di beberapa stasiun. KAI Commuter segera mengevakuasi penumpang dan berusaha mengembalikan kereta ke jalur yang benar.
2. Penumpukan Penumpang dan Keterlambatan Kerja
Karena anjloknya KRL tersebut, penumpang yang hendak berangkat ke kantor mengalami keterlambatan yang cukup lama. Salah satu penumpang, Ayu (28), yang berangkat dari Pasar Minggu, tertahan selama hampir 1 jam dan baru mengetahui penyebabnya melalui media sosial. Hal serupa juga dialami penumpang lain yang terlambat hingga 1 jam.
3. 20 Perjalanan KRL Terganggu Akibat Insiden
Total 20 perjalanan KRL terpengaruh akibat anjloknya rangkaian tersebut. KAI Commuter mengonfirmasi bahwa tim Kereta Bantuan NR berhasil melakukan evakuasi dan mengembalikan kereta ke posisi semula. Petugas terus berusaha untuk mempercepat normalisasi agar perjalanan kereta dapat berjalan lancar kembali.
4. Kereta Jarak Jauh Terkena Dampak Keterlambatan
Selain perjalanan KRL, kereta api jarak jauh, seperti Argo Parahyangan, juga mengalami keterlambatan akibat insiden ini. Namun, hanya satu kereta yang terpengaruh dan mengalami penundaan waktu perjalanan.
5. Tidak Ada Korban dalam Insiden Anjlok
Pihak KAI memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Semua penumpang dan petugas yang berada di rangkaian KRL tersebut dipastikan selamat dan aman. Kecepatan kereta pada saat anjlok sudah cukup pelan, karena kereta sedang mendekati Stasiun Jakarta Kota. KAI Commuter juga menjamin bahwa proses evakuasi dan pengecekan kereta berjalan dengan aman.
Normalisasi Perjalanan Setelah Evakuasi
Setelah proses evakuasi selesai, perjalanan Commuter Line Bogor kembali normal. Pihak KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi untuk memastikan perjalanan kereta dapat dilanjutkan dengan lancar hingga tujuan akhir, yakni Stasiun Jakarta Kota. Meskipun sempat ada gangguan, operasional kereta kembali stabil setelah upaya perbaikan dilakukan.
penulis:lili rahma dini