Logo Universitas Teknokrat Indonesia

8 Titik Utama Pertempuran Thailand–Kamboja

Gambar untuk 8 Titik Utama Pertempuran Thailand–Kamboja

1. Candi Ta Muen Thom (Prasat Ta Muen Thom)

Terletak di Provinsi Surin, Thailand, dekat perbatasan dengan Kamboja. Bentrokan dimulai di sekitar kuil ini, yang menjadi simbol sengketa wilayah antara kedua negara. Kedua belah pihak saling menuduh memulai serangan di area ini. Reuters+2tirto.id+2Al Jazeera+2

Baca juga: Hasil Piala AFF U-23 2025: Vietnam Kalahkan Filipina 2-1 dan Melaju ke Final

2. Candi Ta Moan Thom

Berada di Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja, dekat dengan Ta Muen Thom. Pertempuran juga terjadi di sekitar kuil ini, yang merupakan bagian dari kawasan yang disengketakan. Al Jazeera+7AP News+7Wikipedia+7

3. Khao Sattasom

Sebuah lokasi strategis di Provinsi Chanthaburi, Thailand, yang menjadi sasaran serangan udara oleh Thailand terhadap posisi militer Kamboja. Wikipedia

4. Chong An Ma

Terletak di Provinsi Ubon Ratchathani, Thailand, tempat di mana Thailand melancarkan serangan udara terhadap posisi militer Kamboja. Wikipedia

5. Ban Chamrak

Sebuah desa di Provinsi Trat, Thailand, yang menjadi lokasi operasi militer Thailand dalam menanggapi serangan dari pasukan Kamboja.

6. Sisaket

Provinsi di Thailand yang menjadi lokasi serangan roket oleh Kamboja, yang menghantam stasiun pengisian bahan bakar dan menyebabkan korban jiwa.

7. Phnom Dongrak

Sebuah rumah sakit di Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja, yang menjadi sasaran serangan roket oleh Kamboja, menyebabkan kerusakan dan evakuasi pasien.

8. Segitiga Zamrud

Wilayah perbatasan yang melibatkan Thailand, Kamboja, dan Laos, yang menjadi pusat sengketa wilayah dan lokasi beberapa kuil kuno. Pertempuran juga terjadi di area ini, dengan kedua belah pihak saling menuduh melanggar kedaulatan.

Baca juga : Mahathir Muhammad Sandang Sabuk Hitam Dan 2 Internasional, Unjuk Kebolehan Kata


Konflik ini telah menyebabkan lebih dari 130.000 orang mengungsi dan puluhan korban jiwa. Dewan Keamanan PBB telah mengadakan pertemuan darurat, dan Malaysia sebagai ketua ASEAN berusaha menjadi mediator dalam meredakan ketegangan.

Penulis : Eka sri indah lestary