Bendera dengan gambar tengkorak bertopi jerami dari anime One Piece belakangan ini menarik perhatian publik di Indonesia. Munculnya fenomena pengibaran bendera ini memicu perdebatan dan kehebohan di media sosial. Mengapa pemasangan bendera "One Piece" menjadi polemik? Berikut penjelasan terkait fenomena ini.
Baca juga: Pemerintah Diminta Bijak Sikapi Bendera One Piece, Ingat Kata Gus Dur
Fenomena Bendera "One Piece" yang Viral di Indonesia
Awal Mula Pengibaran Bendera "One Piece"
Menurut Analis Drone Emprit, Nova Mujahid, ajakan untuk mengibarkan bendera One Piece pertama kali muncul pada 26 Juli 2025. Nova menjelaskan bahwa ajakan ini bersifat ringan dan hanya sebagai bentuk lucu-lucuan di kalangan komunitas penggemar. Hal ini jauh sebelum pemerintah mengimbau pengibaran bendera Merah Putih menyambut bulan Agustus.
Nova menambahkan bahwa awalnya, pengibaran bendera "One Piece" tidak memiliki tujuan politis atau provokatif. Ini lebih merupakan ekspresi kreativitas dari komunitas penggemar manga dan anime, khususnya mereka yang mengikuti kisah One Piece.
Mengapa Bendera "One Piece" Menjadi Polemik?
Keterkaitan dengan Hari Kemerdekaan dan Protes Sosial
Namun, seiring berjalannya waktu, fenomena ini mulai menimbulkan polemik, terutama menjelang peringatan HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025. Pemasangan bendera tersebut di beberapa tempat dianggap tidak sesuai dengan semangat kemerdekaan, karena sebagian orang merasa bahwa bendera tersebut tidak menghormati bendera Merah Putih sebagai simbol negara.
Di sisi lain, ada juga anggapan bahwa pengibaran bendera One Piece merupakan bentuk protes kreatif dari kaum muda yang ingin mengekspresikan diri, terutama terkait dengan kebebasan berekspresi dalam menghadapi situasi sosial dan politik yang ada.
Kreativitas atau Provokasi?
Persoalan Pengibaran Bendera dan Ekspresi Kebebasan
Pengibaran bendera One Piece ini memang menimbulkan pro dan kontra. Di satu sisi, hal ini dapat dilihat sebagai bentuk ekspresi kreatif dari komunitas penggemar anime, namun di sisi lain, ada yang menilai bahwa hal ini dapat menjadi isu sensitif, terutama menjelang peringatan kemerdekaan Indonesia.
Nova Mujahid juga menyebutkan bahwa meskipun pengibaran bendera One Piece dimulai sebagai candaan atau bagian dari kreativitas, penting bagi publik untuk mempertimbangkan konteksnya dalam momen-momen tertentu, seperti peringatan HUT RI, di mana rasa hormat terhadap bendera Merah Putih harus tetap dijaga.
Penulis: Fiska Anggraini