Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Advanced Leadership Training UPH 2025: Mempersiapkan Pemimpin Organisasi Mahasiswa yang Visioner dan Melayani

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Advanced Leadership Training UPH 2025: Mempersiapkan Pemimpin Organisasi Mahasiswa yang Visioner dan Melayani

Menjadi pemimpin organisasi mahasiswa bukan hanya soal posisi, melainkan tentang kemampuan melayani, mengambil tanggung jawab, dan memberikan dampak positif bagi komunitas. Di Universitas Pelita Harapan (UPH), peran pemimpin organisasi sangat vital dalam menentukan arah dan keberhasilan organisasi kemahasiswaan.

baca juga:Harga Kopi Vietnam Naik: Petani Menunggu Harga Lebih Tinggi Sebelum Menjual


UPH Gelar Advanced Leadership Training untuk Pemimpin Organisasi Mahasiswa 2025/2026

UPH mengadakan Advanced Leadership Training (ALT) 2025 pada 11–12 Juli di Kampus Lippo Village, Tangerang. Acara ini diikuti oleh 101 mahasiswa terpilih yang akan memimpin 65 organisasi kemahasiswaan selama periode 2025/2026. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kepemimpinan yang melayani dan membentuk karakter pemimpin masa depan.


Sambutan Arthur Chandra: Kepemimpinan adalah Tanggung Jawab dan Proses Pertumbuhan

Arthur Chandra, Director of Student Development & Alumni Engagement UPH, menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya jabatan, tapi keberanian menghadapi tantangan dan proses tidak nyaman yang justru menjadi momen penting untuk pengembangan diri. “Gunakan masa sulit ini sebagai investasi untuk masa depan yang lebih baik, tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga untuk keluarga dan bangsa,” ujarnya.


Sesi Pelatihan: Dari Memahami Kepemimpinan Hingga Eksekusi Strategi

Pelatihan ALT 2025 menghadirkan sejumlah sesi inspiratif:

1. Bet on Leadership – Youry Royke Pieter Timbuleng

Sesi ini mengajarkan bahwa pemimpin sejati adalah yang mampu bangkit dari kegagalan dan menciptakan ruang pertumbuhan bagi timnya. Youry menegaskan pentingnya bimbingan dan kepercayaan dalam kepemimpinan.

2. Act as One – Kenneth Girvan

Kenneth menekankan sinergi dan keselarasan tim sebagai inti kepemimpinan, mengajarkan bahwa kepemimpinan adalah tentang “kita” bukan “aku”.

3. Win the Heart – Maria Natalia & Kevin Angra Limawan

Materi ini menggarisbawahi pentingnya empati dan hubungan bermakna dalam membangun kepemimpinan yang kuat dan berkesinambungan.

4. Excel at Execution – Kenneth Girvan

Sesi kedua Kenneth fokus pada pelaksanaan yang terstruktur, mentalitas bertumbuh, serta evaluasi berkelanjutan untuk keberhasilan organisasi.

5. Kepemimpinan Sebagai Proses Transformasi – Eloy Zalukhu

Eloy membagikan kisah nyata dari pengalaman mendampingi pemimpin, menekankan bahwa kepemimpinan adalah perjalanan panjang yang penuh makna dan tantangan.


Momen Puncak: Api Unggun dan Commissioning Night

Acara malam puncak ALT 2025 di lapangan parkir Gedung D UPH diisi dengan prosesi “Api Unggun dan Commissioning Night.” Para peserta diajak merenungkan panggilan kepemimpinan sebagai pengabdian kepada Tuhan. Prosesi pengoperan lilin dari pengurus lama ke pengurus baru melambangkan penyerahan tanggung jawab dan komitmen baru.

baca juga:Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Hadiri Mubes IKA SMAN 2 Bandar Lampung, Dukung Penuh Mirza Ketua Umum


Testimoni Peserta: Joivelen Yerusson Kheng dan Makna Kepemimpinan yang Rendah Hati

Joivelen Yerusson Kheng, Ketua HMPS Teknik Pangan 2025/2026, mengungkapkan bahwa sesi api unggun memberinya pengalaman mendalam tentang tanggung jawab kepemimpinan sebagai panggilan dari Tuhan. Ia percaya kerendahan hati adalah kunci kepemimpinan sejati dan bertekad memimpin bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk sesama dan kemuliaan Tuhan.

Penulis: Dena Triana