Proses Administrasi Panjang Jadi Pemicu Pengunduran Diri
Direktur Utama (Dirut) PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, resmi mengundurkan diri dari jabatannya meski baru enam bulan memimpin perusahaan.
Dalam konferensi pers, Joao menjelaskan bahwa proses administrasi yang rumit dan memakan waktu selama masa kepemimpinannya menjadi alasan utama pengunduran dirinya.
Ia mengaku telah menyerahkan surat pengunduran diri secara resmi kepada pihak Danantara.
“Pengunduran ini bentuk tanggung jawab saya. Saya malu memimpin selama 6 bulan tetapi belum mampu berkontribusi,” ujar Joao.
baca juga : Kopda Bazarsah Dihukum Mati atas Kasus Penembakan 3 Polisi di Lampung
Target Swasembada Pangan Tak Tercapai Karena Minim Dukungan
Joao mengungkap bahwa selama enam bulan menjabat, dirinya belum dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap target swasembada pangan yang menjadi arahan Presiden Prabowo.
Menurutnya, hal ini terjadi karena minimnya dukungan dari stakeholder dan pembantu presiden, terutama terkait alokasi anggaran.
“Keseriusan presiden dalam mengupayakan kedaulatan pangan tidak sepenuhnya didukung. Termasuk dukungan anggaran yang hingga saat ini masih nol,” jelasnya.
Joao juga menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo karena belum mampu menjalankan amanah yang diberikan. Ia menegaskan bahwa isu pangan adalah masalah mendesak yang seharusnya menjadi prioritas bersama.
Tanggapan Danantara Indonesia
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa pihaknya menghormati keputusan Joao untuk mundur. Ia menilai langkah tersebut sebagai keputusan profesional yang akan diproses sesuai prosedur dan tata kelola perusahaan.
“Danantara Indonesia menghormati keputusan pribadi Bapak Joao. Keputusan ini kami hargai sebagai langkah profesional,” kata Rosan dalam pernyataan resmi.
Operasional Agrinas Tetap Berjalan Normal
Rosan memastikan bahwa pengunduran diri ini tidak akan mengganggu jalannya operasional PT Agrinas Pangan Nusantara.
Ia menegaskan bahwa layanan kepada mitra dan pemangku kepentingan tetap berjalan seperti biasa.
Proses transisi kepemimpinan akan dilakukan secara tertib dan terencana untuk memastikan kelancaran program strategis serta kesinambungan arah dan tujuan perusahaan.
penulis : elsandria Aurora