Alwi Farhan mencatat sejarah baru bagi bulu tangkis Indonesia. Pebulu tangkis muda itu sukses menjuarai Macau Open 2025, menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang meraih gelar di turnamen ini sejak Taufik Hidayat pada 2008.
Baca juga: 6 Fakta Tragedi Pesawat Latih Jatuh di Bogor yang Menewaskan Marsma Fajar Adriyanto
Dalam pertandingan final yang digelar Minggu, 3 Agustus 2025, Alwi tampil dominan saat menghadapi wakil Malaysia, Justin Hoh. Alwi menang dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-15, 21-5 dalam waktu 54 menit.
Pemain berusia 20 tahun itu tampil penuh percaya diri sejak awal laga. Peringkat 25 dunia tersebut minim melakukan kesalahan, sehingga menyulitkan Justin yang kini menempati peringkat 45 dunia. Hanya pada awal gim pertama Justin bisa memberikan perlawanan, tetapi setelah interval, kendali permainan sepenuhnya berada di tangan Alwi.
Kemenangan ini membuat rekor pertemuan Alwi atas Justin menjadi 4-2. Gelar di Macau Open ini juga menjadi gelar BWF Super 300 pertama dalam karier Alwi Farhan, menandai kemajuan pesatnya di kancah internasional.
Tak hanya itu, Alwi juga menjadi wakil Indonesia kelima yang pernah naik podium juara di Macau Open sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 2002. Sebelumnya, Indonesia pernah berjaya lewat nama-nama besar seperti:
Baca juga: Revolusi Software AI: Masa Depan Bisnis Ada di Sini!
- Taufik Hidayat (2008) – mengalahkan Lee Chong Wei di final.
- Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir (2010, 2011, 2012) – mendominasi sektor ganda campuran.
- Edi Subaktiar / Gloria Emanuelle Widjaja (2014) – juara di nomor ganda campuran.
- Wahyu Nayaka / Ade Yusuf (2017) – kampiun ganda putra.
Dengan hasil ini, Alwi tak hanya meneruskan tradisi emas bulu tangkis Indonesia, tapi juga membuka lembaran baru sebagai salah satu andalan masa depan di sektor tunggal putra. Kemenangan ini diyakini akan menjadi batu loncatan penting bagi kariernya menuju turnamen-turnamen level lebih tinggi di masa depan.
Penulis: Kayla Maharani