Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Amnesti untuk Hasto, PDIP: Megawati The Real Leader, Bukan Dealer

Gambar untuk Amnesti untuk Hasto, PDIP: Megawati The Real Leader, Bukan Dealer

PDI-P Menegaskan Posisi sebagai Penyeimbang, Meski Hasto Mendapatkan Amnesti

Politikus PDI-P, Guntur Romli, menegaskan bahwa meskipun Hasto Kristiyanto mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto, posisi partai tetap tidak berubah. Guntur menekankan bahwa PDI-P tetap berkomitmen sebagai partai penyeimbang, di luar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan Megawati Soekarnoputri sebagai 'real leader'.

baca Juga:Persib Umumkan Pemain Baru dengan Strategi Out of The Box

Megawati: Pemimpin yang Konsisten dan Bukan 'Dealer'

Guntur menjelaskan, meskipun Hasto kembali ke PDI-P setelah dibebaskan, sikap partai tetap konsisten dengan posisi Megawati sebagai pemimpin yang bukan transaksional. "Ibu Megawati adalah 'real leader', bukan 'dealer'," ujar Guntur. PDI-P, menurut Guntur, akan tetap mendukung program pemerintah yang pro-rakyat namun juga akan mengkritik kebijakan yang tidak sesuai.

Posisi PDI-P Sebagai Partai Penyeimbang, Bukan Oposisi atau Koalisi

Guntur juga menegaskan bahwa PDI-P telah memutuskan sejak Rakernas V 2024 untuk tetap berada di luar pemerintahan, sebagai kekuatan penyeimbang. "Ibu Megawati konsisten dengan sistem ketatanegaraan kita yang tidak mengenal oposisi atau koalisi," tambahnya.

baca Juga:Wisuda Periode I 2025 Universitas Teknokrat: Cetak Generasi Siap Sambut Indonesia Emas

Hasto Kembali ke PDI-P: Momen Emosional di Kongres

Setelah bebas, Hasto Kristiyanto kembali ke Kongres PDI-P di Bali, pada Sabtu (2/8/2025). Momen tersebut menjadi emosional saat Hasto menyapa Megawati, mencium tangannya, dan berbalik ke peserta kongres dengan tangan terkepal. Megawati yang sempat terhenti pidatonya, mengungkapkan rasa syukurnya bahwa Hasto kembali dalam forum partai.

penulis:Dafa Aditya.f