Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Apa yang Diajarkan Amerika dari Kontroversi Iklan Sydney Sweeney? Kami Bertanya pada Para Ahli

Kategori: Other
Gambar untuk Apa yang Diajarkan Amerika dari Kontroversi Iklan Sydney Sweeney? Kami Bertanya pada Para Ahli

Kontroversi Iklan Jeans Sydney Sweeney yang Memicu Perdebatan

Musim panas ini, perdebatan besar yang berlangsung di Amerika akhirnya memuncak dalam sebuah perdebatan besar yang tak terhindarkan, yang dimulai dari iklan jeans. American Eagle merilis kampanye dengan aktris Sydney Sweeney sebagai bintang utamanya. Iklan ini menampilkan Sweeney mengenakan pakaian kasual dengan permainan kata-kata tentang "genes" (gen) dan "jeans" (celana jeans) yang membuat banyak orang berbicara.

Baca juga: Jaga Pikiran Tetap Segar di Tengah Teriknya Panas Texas dengan Mengunjungi Museum Kampus

Tanggapan Terhadap Iklan yang Memicu Perdebatan

Dalam iklan tersebut, Sweeney mengatakan, "Genes diturunkan dari orang tua ke keturunan," dan dalam adegan lainnya, ketika kamera secara agresif memperbesar bagian tubuhnya, dia mengatakan: "Komposisi tubuh saya ditentukan oleh gen-gen saya." Banyak penonton segera mengaitkan komentar tentang genetika ini dengan mata biru cerah dan rambut pirangnya. Beberapa merasa bahwa iklan tersebut berhubungan dengan percakapan gelap tentang genetika di Amerika yang berhubungan dengan rasisme.

Pendapat Ahli Mengenai Tujuan Iklan

Cheryl Overton, seorang ahli strategi merek, berpendapat bahwa jika American Eagle memang sengaja menargetkan pasar kanan atau ekstrem kanan, itu adalah hak mereka sebagai perusahaan, tetapi perusahaan harus siap menghadapi kritik dari konsumen yang lebih cerdas dan kritis. "Orang-orang terdidik, orang-orang yang penuh nuansa, dan orang-orang yang siap menyerang merek jika perlu," ujarnya.

Sementara itu, Emma McClendon, seorang sejarawan mode, menilai bahwa kritikan terhadap iklan tersebut meremehkan betapa pentingnya cara kita berpakaian sebagai bagian dari identitas kita, dan meremehkan pentingnya pesan yang disampaikan melalui mode.

Respons Trump dan Pihak Lain Terhadap Kontroversi Ini

Komentar mantan Presiden Donald Trump mengenai iklan tersebut memperburuk situasi. Setelah mengetahui bahwa Sweeney adalah pemilih Partai Republik, Trump memberi dukungan kepada iklan tersebut, menyebutnya "fantastis." Komentarnya semakin menghidupkan perdebatan seputar iklan ini dan afiliasi politik Sweeney, yang sebelumnya tidak diumumkan secara publik.

Di sisi lain, para ahli komunikasi dan pemasaran melihat ini sebagai bagian dari strategi pemasaran yang sadar akan kontroversi. Beberapa berpendapat bahwa American Eagle dengan sengaja menggunakan taktik ini untuk meningkatkan keterlibatan media sosial.

Pandangan Para Ahli Pemasaran tentang Keberhasilan Iklan

Meskipun banyak yang mengkritik iklan tersebut, beberapa ahli pemasaran melihatnya sebagai contoh cerdas dalam ekonomi perhatian. "Ini adalah contoh bagaimana kontroversi bisa menjadi mata uang tersendiri," kata Sam Gauchier, seorang eksekutif pemasaran. Dengan mendapat perhatian media yang luas, American Eagle berhasil memanfaatkan situasi untuk meningkatkan visibilitas mereknya.

Namun, para ahli juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam menciptakan kegaduhan sosial belum tentu berdampak positif pada penjualan atau citra jangka panjang perusahaan.

Kampanye yang Memicu Perdebatan tentang Identitas dan Rasisme

Iklan ini juga memunculkan perdebatan yang lebih besar tentang bagaimana budaya populer dan iklan berhubungan dengan isu-isu sosial seperti identitas rasial dan kecantikan. Beberapa orang merasa bahwa American Eagle tanpa sadar mendukung gagasan yang berhubungan dengan nasionalisme kulit putih, sementara yang lain berpendapat bahwa ini adalah masalah penulisan yang buruk atau humor yang tidak tepat.

"Sangat jelas bagi saya bahwa mereka mencoba menyelaraskan diri mereka dengan identitas nasionalis kulit putih dan MAGA," kata Shalini Shankar, profesor antropologi di Northwestern University.

Kesuksesan Kampanye Meski Kontroversial

Meskipun iklan ini mendapat banyak kecaman, keberhasilannya dalam menarik perhatian masyarakat tidak bisa diabaikan. Stok American Eagle bahkan naik sekitar $2 per saham selama kontroversi ini. Namun, pertanyaan yang masih belum terjawab adalah apakah kontroversi ini akan berpengaruh pada penjualan atau reputasi perusahaan dalam jangka panjang.

Baca juga: Rektor UTI mendapatkan ucapan Selamat dari Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) RI

Pelajaran dari Kontroversi Ini: Apa yang Diajarkan Amerika?

Dari perdebatan mengenai iklan jeans Sydney Sweeney, Amerika telah belajar bahwa iklan yang kontroversial bisa membawa perhatian, tetapi juga bisa menimbulkan ketegangan politik dan sosial. Para ahli pemasaran melihat ini sebagai contoh dari "outrage marketing," di mana perusahaan sengaja memanfaatkan kontroversi untuk meningkatkan keterlibatan dan visibilitas mereka.

Meskipun beberapa orang menganggap ini sebagai kesalahan yang memalukan, banyak yang mengakui bahwa ini adalah strategi yang sengaja dipilih untuk memanfaatkan budaya media sosial dan perdebatan politik yang sedang berlangsung. Dengan begitu, iklan ini bukan hanya menciptakan diskusi tentang mode, tetapi juga membangkitkan pertanyaan besar tentang identitas, ras, dan politik di Amerika.

Penulis: Fiska Anggraini