Logo Universitas Teknokrat Indonesia

AS Hanya Tambah 73.000 Lapangan Kerja pada Juli 2025

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk AS Hanya Tambah 73.000 Lapangan Kerja pada Juli 2025

Pertumbuhan Pekerjaan Melemah

Pada Juli 2025, Amerika Serikat hanya mencatat pertumbuhan 73.000 pekerjaan non-farm, jauh di bawah ekspektasi sekitar 110.000–115.000 pekerjaan NBC New York+13CNBC+13Axios+13. Angka ini lebih tinggi dari 14.000 pekerjaan yang dilaporkan untuk Juni, namun Juni sendiri telah direvisi dari 147.000 menjadi hanya 14.000, dan Mei juga turun dari 144.000 menjadi 19.000—total revisi mencapai 258.000 pekerjaan CNBC.

Revisi Data Menunjukkan Perlambatan Lebih Dalam

Rata-rata pertumbuhan hanya sekitar 35.000 pekerjaan per bulan selama Mei–Juli, mencerminkan laju perekrutan terlemah sejak 2010 selain periode pandemi Axios+1CoinDesk+1.

Baca juga : Persib vs Western Sydney: Alasan Juan Mata Absen di Laga Uji Coba di GBLA


Dampak Ekonomi & Reaksi Pasar

Indikator Ketidakpastian Ekonomi

Unemployment rate (tingkat pengangguran) naik menjadi 4,2%, sedikit di atas ekspektasi 4,1% dan meningkat dibanding Juni Argus Media. Rekrutmen semakin terpusat di sektor kesehatan dan bantuan sosial, mencakup sekitar 94% dari total penambahan pekerjaan saat ini CNBCVT Markets -.

Tekanan untuk Pemotongan Suku Bunga

Laporan ini memperkuat dorongan untuk pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada pertemuan berikutnya di bulan September. Risiko kebijakan perdagangan dan suku bunga tinggi terus membayangi pasar pekerjaan Argus Media+2CNBC+2apnews.com+2.


Penyebab Utama Perlambatan

Kebijakan Perdagangan & Imigrasi

Ketegangan kebijakan tarif dan pembatasan imigrasi pada era Trump diduga menjadi faktor utama perlambatan pasar tenaga kerja. Banyak perusahaan menunda perekrutan karena ketidakpastian ekonomi dan penurunan jumlah pekerja asing legal di pasar tenaga kerja PBSCNBCAxiosVT Markets -.

Revisi Data & Ketidakakuratan Awal

Downward revisions pada laporan sebelumnya mengindikasikan bahwa data awal menyesatkan dan kondisi pasar pekerjaan sebenarnya lebih lemah dari yang terlihat. Hal ini memicu pengawasan kritis terkait transparansi data BLS CNBC+6linkedin.com+6reddit.com+6.

Baca juga : Wisuda Periode I 2025 Universitas Teknokrat: Cetak Generasi Siap Sambut Indonesia Emas


Ringkasan Inti

AspekKeterangan
Pekerjaan Ditambahkan (Juli)73.000
Ekspektasi Awal~110.000–115.000
Revisi (Mei–Juni)Total −258.000 pekerjaan
Rata‑rata Mei–Juli±35.000 pekerjaan/bulan, terlemah sejak 2010 (non‑Covid)
Tingkat PengangguranNaik menjadi 4,2%
Sektor DominanKesehatan & bantuan sosial (~94% pertumbuhan)
Faktor PenurunanTarif perdagangan, kebijakan imigrasi, suku bunga tinggi
Kebijakan MoneterTekanan pada Fed untuk turunkan suku bunga September mendatang

Kesimpulan & Implikasi Kebijakan

Laporan September ini menandai perubahan naratif tentang ketahanan pasar tenaga kerja AS. Dengan revisi besar terhadap data sebelumnya, jelas bahwa pertumbuhan pekerjaan telah melemah sejak Mei. Kombinasi tarif tinggi, kebijakan imigrasi yang ketat, dan suku bunga yang belum turun mungkin memperlambat pemulihan lebih lanjut. Hal ini menimbulkan tekanan kuat bagi Federal Reserve untuk menyesuaikan kebijakan suku bunga guna mendukung stabilitas ekonomi jangka menengah.

Penulis : helen putri marsela