Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan rencananya untuk membuat peraturan baru mengenai pemilihan kepala desa di wilayah Jawa Barat. Dedi Mulyadi menekankan pentingnya mempertahankan budaya desa yang kental dengan nilai-nilai adat, dan melihat kembali sistem pemilihan yang ada.
baca Juga:Vietnam U-23 Pintar, Paksa Timnas Indonesia U-23 Main Lewat 2 Sisi Lapangan di Final Piala AFF U-23
"Peraturan budaya desa ini saya ingin kembalikan desa sebagai basic adat," ujar Dedi Mulyadi. Menurutnya, di beberapa desa yang memiliki tokoh yang kuat dan dihormati oleh masyarakat, pemilihan kepala desa mungkin tidak perlu dilakukan. Hal ini akan menjadi bagian dari peraturan baru yang akan diterapkan.
Faktor Politik yang Mempengaruhi Kerusakan Desa
Dedi Mulyadi juga menyoroti dampak negatif politik terhadap kerusakan desa. Ia menilai bahwa banyak desa yang rusak karena faktor politik. "Seringkali rusaknya desa itu di antaranya juga karena politik," tambah Dedi. Hal ini menjadi alasan mengapa ia sedang memikirkan cara untuk mengubah sistem yang ada, dengan mengutamakan nilai-nilai adat dan kebudayaan lokal dalam kepemimpinan desa.
Sumber Daya Alam Desa Harus Dijaga
Dedi Mulyadi mengingatkan bahwa sumber daya alam di desa seperti air, hutan, dan pesawahan merupakan modal penting bagi kesejahteraan masyarakat desa. "Orang desa itu kan modalnya itu sumber air, hutan, dan pesawahan," ujarnya. Jika alam desa terjaga, ekonomi desa akan berkembang dengan baik. Sebaliknya, jika alam rusak akibat penambangan ilegal, pembalakan liar, atau pendangkalan sungai, maka desa akan kehilangan keberlanjutan ekonominya.
"Ekonominya baik, tetapi kalau alamnya rusak karena penambangan, karena pembalakan liar, sumber airnya juga mengalami kekeringan, sawah mengalami penyempitan, desa itu hilang," kata Dedi.
baca Juga:Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Wisuda 2025: Cetak Lulusan Unggul dan Berdaya Saing Global
Peran Desa dalam Krisis Ekonomi Indonesia
Gubernur Jawa Barat ini juga menyoroti peran vital desa dalam menghadapi krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa saat Indonesia mengalami krisis ekonomi, desa menjadi tempat bertahan bagi banyak orang. "Orang kota mengalami problem krisis ekonomi, ada tempat berlari yaitu desa. Sumber pangannya baik, sumber airnya baik, sumber energinya baik sehingga kita selamat," ujarnya.
Dedi Mulyadi menekankan bahwa untuk melestarikan desa, keberlanjutan sumber daya alam harus menjadi prioritas utama agar desa tetap menjadi tempat yang aman dan berkembang untuk masyarakat.
penulis:Dafa Aditya.f