Misa Mingguan Katolik: Digelar Sabtu Sore dan Hari Minggu
Dalam tradisi Gereja Katolik, misa mingguan biasanya dirayakan pada Sabtu sore dan sepanjang hari Minggu. Salah satu bagian utama dalam perayaan misa tersebut adalah Liturgi Sabda, yang berisi pembacaan Kitab Suci.
Baca juga: Tarif Listrik PLN per kWh Terbaru Berlaku Mulai 4 Agustus 2025
Setiap Misa Hari Minggu umumnya terdiri dari tiga bacaan utama yang memiliki makna dan fungsi masing-masing dalam memperdalam iman umat.
Urutan Bacaan dalam Liturgi Sabda
Berikut ini adalah urutan dan penjelasan singkat mengenai masing-masing bacaan dalam misa:
1. Bacaan Pertama: Perjanjian Lama
Bacaan ini diambil dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama dan bertujuan untuk memberikan latar belakang serta konteks terhadap tema liturgi hari itu.
2. Bacaan Kedua: Surat-surat Perjanjian Baru
Bacaan kedua diambil dari surat-surat para rasul dalam Perjanjian Baru. Isinya mengajak umat untuk merenungkan ajaran iman Kristen yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
3. Bacaan Injil: Inti Liturgi Sabda
Bacaan Injil merupakan bacaan paling utama dalam misa. Bacaan ini diambil dari salah satu kitab Injil, yaitu Matius, Markus, Lukas, atau Yohanes, dan dibacakan oleh Romo atau Pastor sebagai pemimpin misa.
Mazmur Tanggapan dan Bait Pengantar Injil
Setelah bacaan pertama, umat akan menyanyikan atau membaca Mazmur Tanggapan sebagai respons terhadap sabda Tuhan yang telah dibacakan.
Sebelum Injil dibacakan, umat juga akan menyanyikan Bait Pengantar Injil (Alleluya) sebagai tanda penghormatan dan persiapan rohani untuk mendengarkan sabda Yesus.
Siapa yang Membacakan Liturgi Sabda?
- Bacaan Pertama dan Kedua: Dibacakan oleh lektor, yaitu petugas awam yang memiliki tugas khusus dalam misa.
- Bacaan Injil: Hanya dibacakan oleh Romo atau Pastor, karena ini adalah puncak Liturgi Sabda dan menjadi tanggung jawab imam.
Bacaan Kitab Suci Misa Minggu, 3 Agustus 2025
Baca juga: "Membangun Jaringan LAN untuk Keperluan Bisnis: Tips dan Trik"
Pada hari Minggu, 3 Agustus 2025, umat Katolik akan merayakan Hari Minggu Biasa ke-18 (XVIII) dalam kalender liturgi. Warna liturgi yang digunakan adalah hijau, sebagai simbol harapan dan pertumbuhan rohani.
Seluruh bacaan misa pada hari ini dirancang untuk memperkuat iman umat dan menyelaraskan hidup sehari-hari dengan ajaran Kristus.
Penulis: Nazwatun nurul inayah