Barcelona Tampil Dominan Meski Ada Beberapa Kelemahan di Pertahanan
FC Barcelona menunjukkan performa impresif dalam laga pramusim kedua mereka, menghancurkan FC Seoul dengan skor 7-3. Meskipun menang telak, ada beberapa masalah yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal pertahanan dan koordinasi garis offside yang beberapa kali dimanfaatkan oleh lawan.
Baca juga :Kisah Cinta Marcus Rashford dan Lucia Loi yang Bersemi Kembali di Barcelona
Lamine Yamal Menjadi Bintang di Babak Pertama
Pada babak pertama, Lamine Yamal menjadi sorotan utama dengan penampilan gemilangnya. Barcelona hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk unggul 0-2, dengan Robert Lewandowski membuka skor setelah tendangan Lamine diblok oleh tiang gawang. Yamal kemudian memperbesar keunggulan setelah melakukan tekanan hebat di lini tengah dan melepaskan tembakan luar biasa dari tepi kotak penalti yang hampir mengenai tiang gawang.
Namun, meskipun Barcelona dominan, pertahanan mereka mulai goyah. Lamine Yamal melakukan kesalahan di lini tengah, yang dimanfaatkan oleh FC Seoul untuk mencetak gol pertama mereka. Meskipun gol tersebut seharusnya dibatalkan karena pemain Seoul terlihat offside, tanpa bantuan VAR, gol tersebut disahkan.
Menjelang akhir babak pertama, FC Seoul memanfaatkan kelemahan koordinasi pertahanan Barcelona untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Barcelona sedikit lengah, tetapi Lamine Yamal mengubah keadaan dengan gol brilian di menit-menit terakhir babak pertama, memanfaatkan umpan dari Dani Olmo yang sempat sedikit ceroboh.
Dominasi Barcelona di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Hansi Flick melakukan rotasi besar-besaran, mengganti hampir seluruh tim, termasuk penjaga gawang Joan García yang kembali tampil solid dengan kakinya, mengatasi beberapa kesalahan dari rekan-rekan setimnya di lini belakang. Barcelona langsung menunjukkan performa lebih serius, dan pada menit ke-55, Andreas Christensen mencetak gol keempat dengan tembakan jarak jauh.
Dengan Gavi sebagai kapten di babak kedua, Barcelona menguasai permainan dengan sangat baik, mencetak dua gol tambahan. Ferran Torres berhasil menyarangkan gol kelima setelah mendapat ruang, sementara Gavi menambah gol keenam setelah umpan brilian dari rekan setimnya.
Baca juga :Universitas Teknokrat Indonesia Kukuhkan Wisudawan, LLDIKTI Tekankan Profesionalisme dan Kemandirian
Kelemahan Pertahanan Menjadi Pembelajaran
Meski menguasai pertandingan, Barcelona kembali menunjukkan kelemahan di sektor pertahanan yang memungkinkan FC Seoul mencetak gol ketiga mereka, membuat skor menjadi 3-6. Hal ini menunjukkan bahwa garis offside perlu lebih diperhatikan dan diperbaiki, terutama di tahap pramusim ini.
Penulis : Naysila pramuditha azh zahra