Saham COIN Melonjak Tajam Sejak IPO
Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN). Suspensi ini menjadi yang ketiga kalinya sejak saham kripto tersebut resmi melantai di bursa pada 9 Juli.
Sejak penawaran umum perdana (IPO) dengan harga Rp90 per saham, harga COIN melesat hingga 2.544%. Berdasarkan data perdagangan terakhir, saham ini melonjak 24,61% atau 470 poin ke level Rp2.380 per lembar. Sehari sebelumnya, COIN juga mencatat kenaikan 23,23%.
baca juga:
Tiga Kali Suspensi Saham COIN oleh BEI
Suspensi terbaru ini bukan yang pertama. BEI sebelumnya telah melakukan penghentian perdagangan saham COIN pada 17 Juli dan 22 Juli.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa keputusan suspensi dilakukan karena adanya lonjakan harga kumulatif yang dinilai tidak wajar. Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan lebih kepada investor.
“BEI memandang perlu melakukan penghentian sementara perdagangan Saham COIN di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 26 Agustus sampai pengumuman bursa lebih lanjut,” ujar Yulianto dalam keterangan resmi.
Tidak Ada Tanda UMA Sebelum Suspensi
Menariknya, sebelum suspensi dilakukan, BEI tidak memberikan peringatan berupa Unusual Market Activity (UMA) yang biasanya menandakan pergerakan harga saham di luar kewajaran. Hal ini membuat sebagian pelaku pasar terkejut dengan keputusan penghentian perdagangan yang diumumkan secara langsung.
Kenapa Saham COIN Terus Naik?
Fenomena kenaikan harga saham COIN memang menarik perhatian banyak investor. Sejak IPO, COIN berhasil menarik minat pasar dengan lonjakan harga yang luar biasa, meski diiringi volatilitas tinggi. Namun, kenaikan yang terlalu cepat justru memicu kekhawatiran regulator akan potensi risiko spekulatif.
baca juga:
Apa Dampaknya untuk Investor?
Suspensi saham COIN tentu berdampak langsung pada investor yang telah membeli saham ini. Meski tujuan BEI adalah untuk melindungi investor, keputusan penghentian perdagangan sementara membuat mereka tidak bisa melakukan transaksi jual beli hingga pengumuman selanjutnya.
Investor pun diingatkan untuk selalu berhati-hati terhadap saham dengan pergerakan harga ekstrem. Suspensi berulang menjadi sinyal bahwa saham tersebut memiliki risiko tinggi meskipun terlihat menjanjikan dalam jangka pendek.
📌 Optimasi SEO dalam artikel ini:
- Kata kunci utama: Suspensi Saham COIN, BEI, Saham Kripto, IPO COIN.
- Subjudul berbentuk pertanyaan agar sesuai dengan pola People Also Ask di Google.
- Penyajian informasi dengan paragraf singkat, mudah dibaca, dan ramah SEO.
penulis: laurashintiarengganis