Dua Kubu Calon Gubernur Papua Saling Klaim Keunggulan Suara
Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua 2024 yang digelar pada Rabu, 6 Agustus 2025, menampilkan persaingan ketat antara dua pasangan calon, Benhur Tomi Mano–Constant Karma dan Mathius Fakhiri–Aryoko Rumaropen. Kedua kubu kini saling mengklaim kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan oleh lembaga survei berbeda maupun perhitungan internal masing-masing tim.
baca juga : Prediksi Pertandingan Dynamo Kyiv vs Pafos | 5 Agustus 2025
Hitung Cepat Poltracking: Benhur-Constant Unggul Tipis
Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil quick count PSU Pilgub Papua 2024 dengan suara masuk mencapai 98,25 persen per pukul 23.50 WIT. Hasilnya, pasangan Benhur-Constant memimpin tipis dengan perolehan 50,72 persen suara, sementara Mathius-Aryoko memperoleh 49,28 persen suara.
Menurut peneliti Poltracking, Yoki Alvetro, data diambil dari 400 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Papua. Quick count dilakukan dengan metode multistage random sampling, dan memiliki margin of error sebesar 1 persen.
Kubu Benhur-Constant Sambut Positif, Fokus ke Real Count
Menanggapi hasil quick count dari Poltracking, juru bicara pasangan Benhur-Constant, Marshel Morin, menyampaikan rasa optimisme. Ia mengatakan bahwa tren yang terlihat di lapangan sesuai dengan hasil C-Hasil yang mereka miliki.
Namun demikian, pihak Benhur-Constant tidak ingin terburu-buru mendeklarasikan kemenangan. Mereka kini tengah memfokuskan perhatian pada penghitungan suara riil (real count), yang diklaim sudah masuk sekitar 30 persen.
“Kami akan merilis angka perolehan suara jika data real count sudah mencapai di atas 50 persen,” ujar Marshel dari posko pemenangan di Kota Jayapura.
Marshel juga menegaskan bahwa timnya akan mengawal proses rekapitulasi suara dari tingkat distrik hingga provinsi. Ia mendesak KPU dan Bawaslu Papua agar menjaga integritas proses rekapitulasi tanpa adanya kecurangan.
Kubu Mathius-Aryoko Klaim Unggul Lewat Hitung Cepat Indikator
Di sisi lain, tim pasangan Mathius Fakhiri–Aryoko Rumaropen juga mengklaim kemenangan berdasarkan hitung cepat dari lembaga survei Indikator Politik Indonesia. Dalam data yang diterima hingga pukul 19.45 WIT, Mathius-Aryoko disebut unggul dengan 51,09 persen suara, sementara Benhur-Constant memperoleh 48,91 persen. Total data yang masuk diklaim telah mencapai 91,6 persen.
Ahmad Doli Kurnia, Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar Papua, menyampaikan bahwa hasil ini sejalan dengan quick count internal tim mereka. Dalam versi internal, Mathius-Aryoko disebut unggul lebih jauh dengan 52,52 persen, sementara Benhur-Constant hanya mengantongi 47,48 persen.
Enam Daerah Dikuasai Mathius-Aryoko, Tiga Daerah untuk Benhur-Constant
Doli menyebutkan bahwa pasangan Mathius-Aryoko unggul di enam wilayah, yaitu:
- Kota Jayapura
- Kabupaten Jayapura
- Kabupaten Keerom
- Kabupaten Kepulauan Yapen
- Kabupaten Biak Numfor
- Kabupaten Supiori
Sementara itu, Benhur-Constant hanya mendominasi di tiga wilayah:
- Kabupaten Waropen
- Kabupaten Sarmi
- Kabupaten Mamberamo Raya
Data sementara yang dirilis oleh tim Mathius-Aryoko diklaim sudah mencapai 90 persen, dan proses real count masih terus diperbarui.
Rekam Jejak Hasil Pilkada Sebelumnya
Sebagai catatan, pada Pilkada Papua bulan November 2024 lalu, pasangan Benhur-Yermias Bisai berhasil memenangkan kontestasi dengan 269.970 suara (50,7 persen). Sementara itu, pasangan Mathius-Aryoko meraih 262.777 suara (49,3 persen), hanya selisih 7.193 suara.
penulis : Ginasti kurniasih trifosa