Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Bentang Jawa 2025: 175 Ultra Cyclist Siap Taklukkan 1.500 Km Pulau Jawa

Gambar untuk Bentang Jawa 2025: 175 Ultra Cyclist Siap Taklukkan 1.500 Km Pulau Jawa

Lomba Sepeda Ultra Ekstrem dari Carita ke Banyuwangi

Bentang Jawa 2025 resmi dimulai! Sebanyak 175 peserta ultra cycling memulai perjalanan spektakuler dari Pantai Carita, Banten menuju Banyuwangi, Jawa Timur. Ajang ini bukan sekadar lomba, tetapi tantangan fisik dan mental di jalur sejauh 1.500 kilometer dengan medan ekstrem dan tanpa bantuan tim pendukung.

baca juga:Koneksi Stabil Tanpa Putus, Ini Triknya!


Format Lomba: Start di Barat, Finish di Timur

Start dimulai pada Minggu, 10 Agustus 2025 pukul 05.30 WIB. Peserta harus menuntaskan rute dalam waktu maksimal 156 jam (6,5 hari). Jalurnya bukan main: 16.000 meter elevation gain, melintasi lima provinsi, pantai selatan, pegunungan, hutan lebat, hingga tanjakan legendaris di Bromo.


Checkpoint Wajib dengan Cut-Off Time

Peserta wajib melewati beberapa checkpoint resmi dengan batas waktu tertentu:

  • CP1 – KM 455: Rancabuaya (batas Senin, 11 Agustus pukul 22.00 WIB)
  • CP2 – KM 1.164: Blitar (batas Kamis, 14 Agustus pukul 23.59 WIB)
  • CP3 – Ranu Pane (Bromo): Check-in wajib, tanpa cut-off time
  • Finish – Banyuwangi: Paling lambat Sabtu, 16 Agustus pukul 17.30 WIB

Peserta: Dari Juara Bertahan hingga Pesohor

Dari total pendaftar hampir 400 orang, 149 kategori solo dan 32 kategori pair berhasil lolos verifikasi. Beberapa nama menarik di antaranya:

  • Yusuf Kibar (juara 2024) yang kali ini ikut bersama sang ayah
  • Citra Dewi Saraswati (juara 2022) di kategori wanita solo
  • Azrul Ananda, pendiri MainSepeda.com, debut di kategori pair bersama Joko Sumalis

baca juga:‎Rektor Universitas Teknokrat Hadiri Munas APTISI VII di Bandung, Bahas Transformasi PTS untuk Indonesia Emas


Keistimewaan Bentang Jawa 2025

Ajang ini termasuk kategori unsupported ultra cycling race, artinya setiap peserta wajib mandiri dalam navigasi, perawatan sepeda, dan strategi balapan. Selain menguji daya tahan fisik, rute ini menawarkan pemandangan ikonik Pulau Jawa: mulai dari pesisir, perbukitan, hutan tropis, hingga jalur pendakian gunung.

penulis:Lili rahma dini