Polri Dukung Sepak Bola Lewat Klub Bhayangkara Presisi Lampung FC
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho meresmikan klub sepak bola baru, Bhayangkara Presisi Lampung FC, sekaligus membuka Stadion Sumpah Pemuda. Momen ini menjadi simbol komitmen Polri dalam mendukung perkembangan olahraga, khususnya sepak bola, di tengah masyarakat.
Tak hanya sebagai aparat keamanan, Polri kini memperkuat perannya dalam membangun masyarakat melalui jalur yang menyenangkan dan inspiratif, salah satunya olahraga rakyat. Irjen Agus Suryonugroho, yang kini menjabat CEO Bhayangkara Presisi Lampung FC, menyampaikan bahwa sepak bola adalah alat pemersatu bangsa.
“Sepak bola bisa menjangkau semua kalangan. Polri ingin menjadikan olahraga ini sebagai jembatan emosional antara masyarakat dan institusi,” ujar Irjen Agus.
baca juga : Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini, Senin 28 Juli 2025: Hujan Ringan dan Berawan Sepanjang Hari
Apa Visi Bhayangkara Presisi Lampung FC ke Depan?
Sebagai pemimpin klub, Irjen Agus tak hanya fokus pada manajemen administratif. Ia terlibat langsung dalam perumusan strategi jangka panjang klub, mulai dari pembinaan usia dini, perekrutan pelatih, hingga rencana kolaborasi internasional. Semua ini dilakukan dengan satu visi utama: mengangkat talenta lokal ke panggung sepak bola dunia.
“Dari Lampung, untuk Indonesia, dan menuju dunia. Kami ingin mencetak pemain yang tidak hanya bersinar di dalam negeri, tapi juga tampil di kancah Asia dan Eropa,” tegasnya.
Apa Peran Stadion Sumpah Pemuda dalam Mewujudkan Target Klub?
Dengan kehadiran Stadion Sumpah Pemuda yang dibangun dengan standar internasional, Bhayangkara Presisi Lampung FC memiliki fasilitas yang mumpuni untuk mendukung pertumbuhan klub. Namun, Irjen Agus menekankan bahwa bangunan fisik bukan satu-satunya kunci sukses.
“Fasilitas penting, tapi yang lebih penting adalah kualitas pembinaan. Kami ingin klub ini menjadi rumah yang membentuk karakter dan harapan bagi generasi muda,” ujarnya.
Stadion ini diharapkan bukan hanya tempat pertandingan, tapi juga pusat pengembangan pemain dan komunitas olahraga yang sehat serta inklusif.
baca juga : Dosen Tetap FTIK Universitas Teknokrat Indonesia Raih Gelar Doktor dari UGM
Bagaimana Polri Mengintegrasikan Perannya di Dunia Olahraga?
Langkah Polri mendukung Bhayangkara Presisi Lampung FC adalah bentuk kehadiran aktif institusi dalam berbagai sisi kehidupan masyarakat. Irjen Agus menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya saat terjadi konflik, tetapi juga di ruang-ruang positif seperti olahraga.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri juga ada di sisi harapan. Sepak bola bukan hanya soal kemenangan, tapi tentang membangun Indonesia yang kuat, sehat, dan bersatu,” tambahnya.
Komitmen ini sejalan dengan misi Polri dalam membina kedekatan sosial dan meningkatkan kepercayaan publik lewat pendekatan yang humanis dan konstruktif.
penulis : elsandria