Setiap anggota Pramuka wajib mengenal dan mengamalkan Dasa Darma Pramuka. Ini bukan sekadar hafalan, tapi panduan sikap dan perilaku yang menjadi pegangan dalam kegiatan sehari-hari.
baca juga : Besok 14 Agustus Peringatan HUT Pramukan ke-64, Begini Sejarahnya
Apa Itu Dasa Darma Pramuka?
Mengutip sumber resmi Gerakan Pramuka, Dasa Darma adalah bagian dari kode kehormatan yang juga tercantum dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.
Secara bahasa, kata dasa berarti sepuluh, sedangkan darma berarti perbuatan baik dan mulia. Jadi, Dasa Darma adalah sepuluh perbuatan mulia yang wajib dipahami dan dipraktikkan oleh anggota Pramuka, mulai dari penggalang (usia 11–15 tahun), penegak (usia 16–20 tahun), hingga pandega.
Sejak pertama dicetuskan pada tahun 1961 melalui Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, Dasa Darma telah mengalami lima kali perubahan. Versi terbaru ditetapkan tahun 2009 dan diperkuat kembali lewat Munaslub 2012, yang berlaku hingga sekarang.
Bunyi Dasa Darma Pramuka Terbaru
Berikut 10 poin Dasa Darma Pramuka yang berlaku saat ini:
- Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa.
- Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
- Patriot yang sopan dan kesatria.
- Patuh dan suka bermusyawarah.
- Rela menolong dan tabah.
- Rajin, terampil, dan gembira.
- Hemat, cermat, dan bersahaja.
- Disiplin, berani, dan setia.
- Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
- Suci dalam pikiran, perkataan, maupun perbuatan.
Makna dan Penerapan Dasa Darma Pramuka
Berikut penjelasan singkat makna setiap poin Dasa Darma beserta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
1. Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa
Menjalankan perintah agama, menjauhi larangan, dan menjaga toleransi antar umat beragama.
Contoh penerapan: berdoa sebelum kegiatan, ibadah tepat waktu, menghormati perbedaan keyakinan.
2. Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia
Mencintai semua makhluk hidup, termasuk hewan dan tumbuhan.
Contoh penerapan: menjaga lingkungan, membantu orang kesulitan, memiliki empati dan simpati.
3. Patriot yang Sopan dan Kesatria
Menjaga kesopanan, keberanian, dan rasa cinta tanah air.
Contoh penerapan: menghormati orang tua, tidak diskriminatif, menaati aturan.
4. Patuh dan Suka Bermusyawarah
Mentaati perintah dan mengambil keputusan melalui mufakat.
Contoh penerapan: patuh pada guru dan pembina, diskusi sebelum memutuskan, tidak memaksakan pendapat.
5. Rela Menolong dan Tabah
Siap membantu orang lain dan tetap tegar menghadapi cobaan.
Contoh penerapan: membantu dengan ikhlas, peduli sesama, sabar saat menghadapi masalah.
6. Rajin, Terampil, dan Gembira
Bekerja keras dengan keterampilan yang baik sambil tetap ceria.
Contoh penerapan: rajin belajar, bersemangat di kegiatan, tidak bolos sekolah.
7. Hemat, Cermat, dan Bersahaja
Tidak boros dan selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Contoh penerapan: menabung, teliti, hidup sederhana.
8. Disiplin, Berani, dan Setia
Menepati waktu, berani menghadapi tantangan, dan setia pada janji.
Contoh penerapan: datang tepat waktu, mencoba hal baru, menjaga persahabatan.
9. Bertanggung Jawab dan Dapat Dipercaya
Mampu mempertanggungjawabkan perbuatan dan menjaga amanah.
Contoh penerapan: melaksanakan tugas dengan baik, meminta maaf jika salah, tidak mengkhianati kepercayaan.
10. Suci dalam Pikiran, Perkataan, dan Perbuatan
Selalu berpikir positif, berbicara baik, dan berperilaku terpuji.
Contoh penerapan: tidak berbohong, berkata sopan, menjadi teladan bagi orang lain.
Kenapa Dasa Darma Penting untuk Anggota Pramuka?
Dasa Darma bukan hanya semboyan, tapi pedoman moral yang membentuk karakter. Dengan menerapkannya, anggota Pramuka dapat menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat.
penulis : elsandria aurora