Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Cara Penulisan Singkatan Gelar di Belakang Nama Adalah

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk Cara Penulisan Singkatan Gelar di Belakang Nama Adalah

Dalam dunia akademik maupun profesional, penggunaan gelar sering kali menjadi bagian penting dari identitas seseorang. Penulisan gelar di belakang nama tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga bentuk penghormatan atas pencapaian pendidikan maupun jabatan. Namun, masih banyak orang yang bingung bagaimana cara menuliskan singkatan gelar dengan benar agar sesuai kaidah bahasa Indonesia yang baku.

baca juga:Apa Itu USM? Menyibak Singkatan dan Maknanya dalam Berbagai Konteks

Mengapa Penulisan Gelar Harus Benar?

Kesalahan dalam menuliskan gelar dapat menimbulkan kesan kurang profesional. Bayangkan saja, seseorang yang sudah berjuang keras menyelesaikan pendidikan tinggi tentu ingin gelarnya ditulis dengan benar. Selain itu, penulisan singkatan gelar yang tepat juga membantu pembaca memahami bidang keahlian orang tersebut. Misalnya, S.H. (Sarjana Hukum) tentu berbeda dengan S.Ked. (Sarjana Kedokteran).

Dengan memahami aturan baku, kita bisa lebih percaya diri saat mencantumkan gelar di berbagai dokumen resmi, kartu nama, hingga undangan.

Bagaimana Aturan Dasar Penulisan Singkatan Gelar?

Pertanyaan ini sering muncul: bagaimana aturan baku dalam menulis singkatan gelar di belakang nama? Berikut beberapa aturan yang bisa dijadikan pedoman:

  1. Ditulis setelah nama
    Gelar selalu ditulis setelah nama, bukan di depan. Contoh: Andi Setiawan, S.E.
  2. Menggunakan tanda koma
    Penulisan gelar dipisahkan dari nama dengan tanda koma.
  3. Menggunakan titik pada singkatan
    Setiap singkatan gelar diberi tanda titik di akhir huruf, kecuali untuk singkatan yang memang ditulis berbeda sesuai aturan resmi.
  4. Urutan gelar
    Jika seseorang memiliki lebih dari satu gelar, penulisan dilakukan sesuai urutan jenjang pendidikan, mulai dari yang paling rendah ke yang lebih tinggi.

Contoh: Budi Santoso, S.Pd., M.Pd.

Apa Saja Contoh Penulisan Singkatan Gelar yang Benar?

Untuk mempermudah, berikut beberapa contoh singkatan gelar sesuai kaidah bahasa Indonesia:

  • Gelar Sarjana
    • S.H. (Sarjana Hukum)
    • S.E. (Sarjana Ekonomi)
    • S.Pd. (Sarjana Pendidikan)
    • S.T. (Sarjana Teknik)
    • S.Kom. (Sarjana Komputer)
  • Gelar Magister
    • M.H. (Magister Hukum)
    • M.M. (Magister Manajemen)
    • M.Pd. (Magister Pendidikan)
    • M.T. (Magister Teknik)
  • Gelar Doktoral
    • Dr. (Doktor, ditulis di depan nama)
    • Drs. (Doktorandus, gelar lama untuk bidang ilmu tertentu)
  • Gelar Kedokteran
    • dr. (dokter, ditulis di depan nama, bukan belakang)
    • Sp.A. (Spesialis Anak)
    • Sp.PD. (Spesialis Penyakit Dalam)

Apakah Semua Gelar Ditulis di Belakang Nama?

Tidak semua gelar ditulis di belakang nama. Ada beberapa pengecualian. Gelar seperti Dr. (Doktor) atau dr. (dokter) justru ditulis di depan nama. Begitu juga dengan gelar kehormatan atau adat, biasanya mengikuti aturan khusus yang berbeda dengan gelar akademik.

Contoh:

  • Dr. Rahmat Hidayat, M.Si.
  • dr. Siti Aminah, Sp.KK.

Bagaimana Jika Memiliki Lebih dari Satu Gelar?

Pertanyaan lain yang sering muncul adalah bagaimana menulis nama seseorang dengan banyak gelar. Jawabannya: semua gelar tetap ditulis, dengan urutan sesuai jenjang pendidikan.

Contoh:

  • Ir. Bambang Susilo, M.T., Ph.D.
  • Siti Aisyah, S.Pd., M.Pd., Ph.D.

Urutan ini mencerminkan perjalanan pendidikan dari strata satu, magister, hingga doktoral.

baca juga:Wisuda Universitas Teknokrat 2025 Diwarnai Orasi Mahasiswa Bertema Perubahan Karakter Pemuda di Era Digital

Kesimpulan

Cara penulisan singkatan gelar di belakang nama harus mengikuti kaidah bahasa yang baku agar terlihat profesional, rapi, dan sesuai aturan. Singkatan gelar ditulis dengan tanda titik, dipisahkan dengan koma dari nama, serta disusun sesuai jenjang pendidikan. Dengan memahami hal ini, kita bisa lebih tepat dalam menuliskan gelar di berbagai dokumen penting dan tidak lagi bingung saat menghadapi situasi formal.


penulis: sofi sintiawati