Mimpi Liga Champions Pupus di Kazakhstan
Celtic harus menelan pil pahit setelah gagal mengamankan tiket ke Liga Champions UEFA untuk musim keempat berturut-turut. Meski tampil kuat secara domestik, performa di kualifikasi Eropa terbukti belum cukup. Dalam laga dua leg yang berakhir tanpa gol, Celtic akhirnya tersingkir lewat adu penalti dramatis.
Baca juga:Biografi Singkat Abu Ubaid: Pejuang Terkenal di Zaman Islam
Komentar Brendan Rodgers: Kurang Finesse dan Presisi
Manajer Brendan Rodgers mengungkapkan rasa kecewanya pasca kekalahan. Ia mengakui bahwa timnya tak cukup tajam di dua leg pertandingan dan menekankan pentingnya kualitas ekstra untuk bersaing di level tertinggi Eropa.
“Liga Champions adalah kompetisi yang luar biasa,” ujar Rodgers. “Kami harus tetap bersatu sebagai tim. Ini hasil yang sulit diterima, tapi kami belum cukup baik.”
Dampak Finansial: Celtic Kehilangan Jutaan Euro
Selisih Pendapatan Liga Champions dan Liga Europa
Gagal lolos ke babak utama Liga Champions bukan hanya soal kehormatan — kerugian finansial yang ditanggung klub juga sangat besar:
- Liga Champions: €18 juta (~£15,5 juta)
- Liga Europa: Sekitar €4 juta (~£3,46 juta)
Selain itu, Celtic juga kehilangan potensi dari penjualan tiket, merchandise, sponsor tambahan, dan pendapatan korporat yang datang dari bermain di kompetisi elit Eropa.
Setiap kemenangan di Liga Champions bernilai €2 juta, sementara di Liga Europa hanya €450 ribu.
Pengakuan Kapten Celtic: Kami Tak Layak Lolos
Callum McGregor: "Kami Harus Segera Bangkit"
Kapten tim, Callum McGregor, mengakui secara jujur bahwa timnya tidak pantas melaju ke fase grup. Ia juga menyoroti pentingnya laga berikutnya kontra Rangers dan meminta klub untuk merekrut tambahan pemain demi memperkuat skuad.
“Kami tidak pantas lolos,” ujar McGregor. “Kami harus bangkit. Ini bukan hanya soal kebanggaan, tapi juga soal keuangan klub. Kami butuh tambahan pemain, semoga manajemen bergerak cepat.”
Penulis: Nur aini