Gangguan Listrik Sebabkan Layanan MRT Terhenti Selama Tiga Jam
SBS Transit mengonfirmasi bahwa layanan MRT di Jalur Timur Laut (North East Line) telah pulih sepenuhnya setelah mengalami gangguan selama hampir tiga jam pada hari Selasa, 12 Agustus 2025. Gangguan ini disebabkan oleh masalah kelistrikan yang terjadi sekitar pukul 11.00 pagi, dan berdampak pada 11 stasiun, mulai dari Farrer Park hingga Punggol Coast.
Layanan LRT Sengkang dan Punggol Turut Terdampak
Selain MRT, layanan LRT Sengkang-Punggol juga mengalami gangguan. CEO SBS Transit Group, Jeffrey Sim, menyampaikan permintaan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi dan menyatakan bahwa tim teknisi telah bekerja keras untuk memulihkan layanan secepat mungkin.
Update Layanan Terbaru
LRT Punggol Kembali Beroperasi pada Pukul 16.04
Pada pukul 16.04, layanan LRT Punggol secara bertahap mulai beroperasi kembali. SBS Transit menyebut bahwa kereta-kereta akan kembali berjalan sesuai jadwal. Meski begitu, layanan bus reguler dan bus penghubung gratis masih disediakan untuk memastikan kenyamanan penumpang.
LRT Sengkang Pulih Lebih Dulu pada Pukul 15.34
Sekitar 30 menit sebelumnya, pada pukul 15.34, layanan LRT Sengkang telah lebih dulu pulih. Namun, saat itu layanan di jalur Punggol masih belum beroperasi dan proses pemulihan masih berlangsung.
Layanan Bus Pengganti Tetap Disediakan
Antrean Penumpang Terjadi di Beberapa Titik
SBS Transit menyediakan bus penghubung gratis di simpang susun bus Punggol, melayani jalur timur dan barat LRT Sengkang-Punggol. Bus tiba setiap 10 menit atau lebih. Namun, antrean penumpang masih tampak mengular di beberapa lokasi.
Misalnya, pada pukul 15.06, sekitar 40 penumpang mengantre untuk jalur timur (melewati stasiun Damai, Oasis, Riviera, Coral Edge, dan Meridian), serta 20 penumpang untuk jalur barat.
Keluhan Penumpang: Perjalanan Lebih Lama dan Melelahkan
Seorang pensiunan bernama Goh Kok Siang mengungkapkan bahwa ia harus naik bus penghubung dari Little India ke Punggol, yang memakan waktu sekitar satu jam—lebih lama dari perjalanan kereta biasanya yang hanya 30 menit.
Ia juga menyayangkan gangguan yang terjadi di layanan LRT, seraya berharap agar layanan bus tidak memakan waktu terlalu lama.
“Saya lelah dan hanya ingin pulang,” ungkapnya.
SBS Transit Janjikan Pemulihan Penuh Secepat Mungkin
Target Pemulihan dalam Dua Jam
Jeffrey Sim, CEO SBS Transit, menegaskan bahwa timnya bekerja keras agar seluruh layanan LRT Sengkang-Punggol kembali normal dalam waktu dua jam sejak pernyataan resmi dirilis.
Kesimpulan
Gangguan layanan MRT dan LRT di Singapura hari ini menjadi ujian besar bagi SBS Transit. Meski layanan telah mulai pulih, proses pemulihan sepenuhnya masih berlangsung. SBS Transit telah memberikan permintaan maaf resmi dan menjanjikan langkah-langkah pemulihan cepat demi kenyamanan komuter.
Penulis:Zaskia amelia