Logo Universitas Teknokrat Indonesia

CHAN 2024: Super Eagles Dapat Suntikan Semangat dari Kesuksesan Super Falcons dan D’Tigress

Kategori: Uncategorized
Gambar untuk CHAN 2024: Super Eagles Dapat Suntikan Semangat dari Kesuksesan Super Falcons dan D’Tigress

Timnas Nigeria Terkesan oleh Dominasi Tim Wanita di Kancah Olahraga Afrika

Menjelang laga pembuka melawan Senegal di African Nations Championship (CHAN) 2024, Super Eagles B membawa semangat baru yang dipetik dari pencapaian luar biasa dua tim wanita Nigeria: Super Falcons dan D’Tigress.

Super Falcons baru saja menorehkan sejarah dengan meraih gelar Piala Afrika Wanita (WAFCON) ke-10, mengalahkan tuan rumah Maroko dalam pertandingan final yang dramatis. Tak kalah membanggakan, D’Tigress juga mencetak rekor dengan menjuarai AfroBasket Wanita lima kali berturut-turut—menjadikan mereka tim pertama di Afrika yang melakukannya.

baca juga : Peringatan HUT RI Ke-80 di Istana: 80% Undangan untuk Masyarakat Umum


Nduka: Kami Ingin Lanjutkan Tren Positif Olahraga Nigeria

Bek Nigeria, Junior Nduka, mengatakan kepada media di Zanzibar bahwa timnya sangat termotivasi untuk melanjutkan gelombang kesuksesan olahraga yang sedang dirasakan negaranya.

“Kepada seluruh rakyat Nigeria, saya tahu harapan kalian tinggi karena kami tampil baik di banyak cabang olahraga. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak mengecewakan,” ujar Nduka.

“Tim wanita kita baru saja menjuarai WAFCON dan gelar bola basket. Ini pencapaian luar biasa, dan kami ingin ikut memperkuat catatan positif itu.”


Kembali ke CHAN Setelah Absen Dua Edisi, Nigeria Hadapi Juara Bertahan

Nigeria kembali ke putaran final CHAN untuk pertama kalinya sejak 2018, setelah absen dalam dua edisi terakhir. Tantangan berat langsung menghadang di laga pembuka saat mereka harus menghadapi juara bertahan, Senegal (Lions of Teranga).

Dalam catatan sejarah pertandingan pembuka di CHAN, Nigeria telah menjalani tiga laga:

  • Menang sekali (vs Niger, 2016 – skor 4-1)
  • Imbang sekali
  • Kalah sekali

Uniknya, pada dua turnamen di mana mereka tidak menang di laga awal (2014 dan 2018), Super Eagles tetap mampu melaju hingga semifinal dan final. Sebaliknya, saat menang telak di laga pembuka (2016), mereka justru tersingkir di fase grup.


Pelatih Eric Chelle: Fokus Penuh pada Laga Kontra Senegal

Pelatih kepala Nigeria, Eric Chelle, menyatakan timnya tidak ingin terlalu jauh berpikir soal pertandingan lain seperti melawan Kongo atau Sudan. Fokus saat ini hanya tertuju pada pertandingan melawan Senegal.

“Saya tidak ingin membahas Kongo atau Sudan dulu. Fokus kami adalah laga pembuka melawan Senegal. Kami akan mengambil setiap pertandingan satu per satu,” tegas Chelle.

Ia juga menyebut bahwa meski bukan derby, laga melawan Senegal tetap menjadi pertemuan besar antara dua kekuatan sepak bola Afrika.

“Senegal punya sejarah panjang di dunia sepak bola dan generasi pemain yang bagus. Persiapan kami sudah matang, dan kami akan mencoba menerapkannya di lapangan.”

baca juga : Bingung Pilih Topologi Jaringan? Ini Panduan Mudahnya!


Statistik CHAN Nigeria: Konsisten di Depan Gawang, Semua Kemenangan Lewat Open Play

Sejak debut mereka di CHAN, Nigeria telah:

  • Mencetak 25 gol dalam 15 pertandingan
  • Menjebol gawang lawan di 11 laga
  • Kebobolan 17 gol
  • Memenangkan seluruh pertandingan mereka melalui permainan terbuka, bukan adu penalti

Nigeria pernah meraih peringkat ketiga di CHAN 2014, dan menjadi runner-up di CHAN 2018, ketika mereka kalah 0-4 dari Maroko di partai final.

penulis : Ginasti kurniasih trifosa