Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Chyron CNN yang Menyebut Penembak New York sebagai Pria Kulit Putih Adalah Palsu

Kategori: kasus
Gambar untuk Chyron CNN yang Menyebut Penembak New York sebagai Pria Kulit Putih Adalah Palsu

Setelah seorang penembak membuka tembakan di sebuah gedung pencakar langit di Manhattan pada 28 Juli 2025, yang menyebabkan empat orang tewas—termasuk seorang polisi—kritikus sayap kanan CNN menyebarkan gambar yang mengklaim bahwa jaringan berita tersebut menayangkan foto tersangka, Shane Tamura, dengan teks yang menyebutnya sebagai "pria kulit putih." Namun, seorang juru bicara CNN mengonfirmasi bahwa chyron yang ditampilkan dalam gambar tersebut adalah palsu.

Baca juga : Aturan Penggunaan Sound Horeg di Jombang Resmi Disepakati

Salah satu postingan, yang dibagikan oleh Juanita Broaddrick—yang memiliki banyak pengikut di X (sebelumnya Twitter)—memuat gambar siaran CNN dengan teks "Polisi mencari pria kulit putih dengan tubuh rata-rata" yang ditampilkan di atas foto tersangka. Postingan serupa muncul di berbagai platform lain seperti Facebook, Instagram, dan Threads, yang menyebabkan penyebaran informasi yang salah.

Postingan-postingan ini disebarkan setelah penembakan di sebuah gedung perkantoran di New York, di mana penembak membuka tembakan di lobi dan lantai 33 gedung tersebut, yang menampung National Football League (NFL), Blackstone, dan KPMG. Pelaku, yang diidentifikasi sebagai Shane Tamura dari Las Vegas, Nevada, kemudian meninggal akibat bunuh diri. Dia diyakini bertindak sendirian dan memiliki riwayat masalah kesehatan mental.

Wali Kota New York, Eric Adams, kemudian mengonfirmasi bahwa Tamura menyebutkan tentang chronic traumatic encephalopathy (CTE), cedera otak yang terkait dengan olahraga kontak, dalam surat bunuh dirinya. Dia menargetkan kantor NFL.

Meskipun klaim tersebut beredar di media sosial, AFP tidak menemukan dokumentasi resmi tentang ras Tamura, dan chyron yang mengidentifikasi dia sebagai "pria kulit putih" terbukti palsu. CNN mengklarifikasi bahwa gambar-gambar ini telah dipalsukan, dengan menyatakan bahwa jaringan tersebut tidak pernah menayangkan chyron tersebut.

Misinformasi ini berasal dari akun media sosial, salah satunya mencantumkan watermark dari "@TheRicanMemes," sebuah akun meme konservatif. Selain itu, font dan format chyron tersebut tidak konsisten dengan siaran CNN yang sah, yang menjadi indikasi lainnya bahwa itu palsu.

baca juga : Universitas Teknokrat Indonesia Raih Prestasi World University Rangking for Innovation 2025

Insiden ini mengikuti pembongkaran AFP terhadap beberapa siaran CNN palsu sebelumnya, termasuk satu yang salah menggambarkan seorang penembak di Maine sebagai "secara faktual Arab, tetapi secara moral kulit putih."

Penulis : Dina eka anggraini