Anak Usaha Garuda Indonesia Peroleh Peringkat Kredit Stabil
PT Citilink Indonesia, anak perusahaan dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), berhasil mendapatkan peringkat idBBB- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Penilaian ini disampaikan oleh analis Pefindo, Tsanya Chindra dan Yogie Perdana, dalam keterangan resmi pada Senin (28/7/2025).
Peringkat tersebut diberikan dengan prospek stabil, mencerminkan peran penting Citilink sebagai bagian dari strategi bisnis induk perusahaannya, Garuda Indonesia.
baca juga:Senyum Bu Kades yang Jual Posyandu Saat Akan Diboyong ke Sukamiskin
Peringkat Mencerminkan Posisi Strategis dan Jangkauan Operasional Citilink
Penilaian Pefindo memperhitungkan peran strategis Citilink dalam mendukung operasional Garuda Indonesia, posisi bisnis yang lebih baik dari rata-rata, serta kepemilikan armada yang moderat dengan cakupan rute domestik yang luas.
Dengan 75 rute domestik dan 5 rute internasional yang aktif hingga Maret 2025, Citilink terus berkontribusi terhadap segmen penerbangan berbiaya rendah (low-cost carrier/LCC) di Indonesia.
Potensi Kenaikan dan Penurunan Peringkat
Peringkat Citilink berpotensi ditingkatkan apabila perusahaan mampu secara konsisten melampaui target pendapatan dan EBITDA. Hal ini juga harus didukung oleh peningkatan jumlah pesawat yang layak operasional dan perbaikan berkelanjutan pada profitabilitas dan metrik kredit, termasuk pemulihan ekuitas perusahaan.
Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika terjadi penurunan kinerja signifikan, seperti pendapatan dan EBITDA di bawah proyeksi. Risiko juga meningkat jika perusahaan mengambil utang dalam jumlah besar tanpa prospek peningkatan pendapatan yang seimbang, yang dapat berdampak negatif terhadap posisi kredit perusahaan.
Dukungan Garuda Indonesia Jadi Faktor Penentu
Pefindo menambahkan, dukungan Garuda Indonesia sebagai induk perusahaan tetap menjadi komponen penting dalam penilaian ini. Jika terlihat adanya pelemahan dukungan, maka hal ini dapat memicu peninjauan ulang atas peringkat kredit Citilink.
baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Tuan Rumah Cabang Petanque Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi
Profil Bisnis dan Kepemilikan Citilink
Didirikan pada tahun 2009, Citilink awalnya beroperasi sebagai unit bisnis strategis Garuda Indonesia, menyediakan layanan penerbangan untuk penumpang dan kargo. Seiring perkembangan, Citilink menjadi salah satu pemain penting di sektor maskapai berbiaya rendah di Indonesia.
Dari sisi struktur kepemilikan, Garuda Indonesia menguasai 98,65% saham Citilink, sementara sisanya dimiliki oleh PT Aero Wisata.
Penulis: Dena Triana