Citilink, anak usaha dari maskapai nasional Garuda Indonesia, baru saja mendapatkan peringkat idBBB- dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Peringkat ini menjadi sinyal positif atas kemampuan Citilink dalam memenuhi kewajiban finansial jangka panjang, di tengah tantangan industri penerbangan yang belum juga mereda.
baca juga : Vietnam Tantang Indonesia di Final Piala AFF U-23 2025
Apa Arti Peringkat idBBB- bagi Citilink?
Peringkat idBBB- dari PEFINDO mengindikasikan bahwa Citilink memiliki fundamental bisnis yang cukup kuat. Penilaian ini didasarkan pada data yang diperoleh dari laporan keuangan tidak diaudit per 31 Maret 2025 dan laporan keuangan audit per 31 Desember 2024.
Menurut Tashia Scholz, Head of Corporate Secretary & CSR Division Citilink, pencapaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga kinerja keuangan dan operasional secara berkelanjutan. Meski industri penerbangan masih menghadapi berbagai tekanan, Citilink dinilai mampu bertahan dan terus bergerak ke arah positif.
“Kami terus berupaya meningkatkan tata kelola perusahaan dan memperkuat fondasi bisnis agar Citilink tetap kompetitif di masa depan,” ujarnya.
Mengapa Peringkat Ini Diberikan? Faktor Penilaian PEFINDO
PEFINDO menilai bahwa peringkat ini mencerminkan beberapa hal penting, di antaranya:
- Peran strategis Citilink sebagai bagian dari Garuda Indonesia
- Posisi pasar yang kuat di industri penerbangan domestik
- Pengelolaan armada yang efisien dan rute penerbangan strategis
- Stabilitas finansial yang masih terjaga dengan baik
Tak hanya itu, kemampuan Citilink dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengelolaan biaya turut mendukung penilaian positif ini.
Bagaimana Performa Citilink di Tahun 2024–2025?
Kinerja Citilink sepanjang 2024 hingga awal 2025 cukup solid. Beberapa indikator kinerja yang dicapai meliputi:
- On Time Performance (OTP): sekitar 90%
- Seat Load Factor (SLF): sebesar 76,71%
- Passenger Yield: mencapai 6,98 sen USD
Pencapaian ini menjadi pondasi bagi Citilink untuk mengeksekusi rencana strategis jangka menengah dan panjang mereka, termasuk penambahan armada, perluasan jaringan penerbangan, dan peningkatan layanan dari hulu ke hilir.
Apa Langkah Strategis Citilink ke Depan?
Citilink menegaskan komitmennya untuk terus mendukung konektivitas antarwilayah di Indonesia melalui layanan transportasi udara yang inklusif dan efisien. Beberapa fokus strategi ke depan antara lain:
- Meningkatkan jumlah armada operasional
- Membuka dan memperluas jaringan rute penerbangan baru
- Meningkatkan efisiensi operasional di seluruh lini
- Mengembangkan layanan secara menyeluruh (end-to-end)
Tak hanya itu, Citilink juga menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik, inovasi yang berkelanjutan, dan penciptaan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.
“Kami berkomitmen menghadirkan solusi transportasi udara yang andal serta menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Tashia.
penulis : elsandria