Tarif Listrik PLN Resmi untuk Bulan Agustus 2025
Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan PLN menetapkan bahwa tarif listrik untuk 13 golongan pelanggan non-subsidi tidak mengalami perubahan untuk periode triwulan III tahun 2025, termasuk Agustus. Keputusan ini mempertimbangkan kestabilan daya beli masyarakat dan menjaga daya saing pelaku usaha nasional.
Berikut adalah daftar tarif listrik per kWh untuk masing-masing golongan pelanggan non-subsidi.
baca juga : Belajar RPL: Siap Menjadi Programmer dengan Skill Lengkap!
🔢 Tabel Tarif Listrik PLN per kWh – 13 Golongan Non-Subsidi
| Golongan Pelanggan | Daya Listrik | Tarif per kWh (Rp) |
|---|---|---|
| R-1 / TR | 900 VA (Non-subsidi) | 1.352 |
| R-1 / TR | 1.300 VA dan 2.200 VA | 1.444,70 |
| R-2 / TR | 3.500 VA – 5.500 VA | 1.699,53 |
| R-3 / TR | > 6.600 VA | 1.699,53 |
| B-2 / TR | 6.600 VA – 200 kVA | 1.444,70 |
| B-3 / TM | > 200 kVA | 1.114,74 |
| I-3 / TM | > 200 kVA | 1.114,74 |
| I-4 / TT | > 30.000 kVA | 996,74 |
| P-1 / TR | 6.600 VA – 200 kVA | 1.699,53 |
| P-2 / TM | > 200 kVA | 1.522,88 |
| P-3 / TR (Penerangan Jalan Umum) | Tanpa batasan | 1.699,53 |
| L / TR, TM, TT (Layanan Khusus) | Sesuai kontrak | 1.644,52 |
| R-1 / TR | 900 VA (Subsidi) | Bukan golongan ini |
⚙️ Penjelasan Kode Golongan
- R = Rumah tangga
- B = Bisnis
- I = Industri
- P = Pemerintah
- L = Layanan khusus
- TR = Tegangan Rendah
- TM = Tegangan Menengah
- TT = Tegangan Tinggi
📌 Kenapa Tarif Tetap?
Meskipun parameter ekonomi makro seperti kurs, inflasi, dan harga energi global mengalami fluktuasi, pemerintah memutuskan menahan tarif listrik untuk menjaga kestabilan harga energi dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
baca juga : Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Ikuti Munas Aptisi VII di Bandung
đź§ľ Cek Tagihan dan Konsumsi Listrik
Pelanggan disarankan memantau pemakaian listrik secara berkala agar dapat:
- Mengatur konsumsi harian sesuai kebutuhan
- Mencegah pemborosan
- Menjaga efisiensi biaya bulanan
penulis : Muhammad Anwar Fuadi