Darius Sinathrya, aktor dan presenter yang dikenal dengan hobinya di dunia otomotif, kini merasakan perubahan besar dalam hidupnya. Kesibukan pekerjaan dan prioritas keluarga membuatnya semakin sulit untuk menyalurkan hasratnya pada mobil dan motor.
Dulu, Darius bisa dengan leluasa mengikuti berbagai event otomotif, touring jarak jauh, atau sekadar menghabiskan waktu di garasi. Namun, semua itu kini harus diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu kewajibannya sebagai kepala keluarga, terutama karena anak-anaknya kini bersekolah di Eropa.
Dulu sebelum anak-anak sekolah di sana, waktu libur itu buat saya pribadi atau sama Donna. Sekarang, liburnya buat ketemu anak-anak, ujar Darius, menggambarkan perubahan drastis dalam prioritasnya.
Keputusan anak-anaknya untuk menempuh pendidikan di Eropa memang membawa konsekuensi tersendiri. Darius dan Donna Agnesia, sang istri, harus pandai-pandai membagi waktu antara pekerjaan di Indonesia dan kunjungan ke Eropa untuk bertemu buah hati mereka.
Kenapa Darius Sinathrya Rela Mengurangi Hobinya?
Bagi Darius, keluarga adalah segalanya. Melihat anak-anak tumbuh dan berkembang, apalagi di lingkungan yang baru dan menantang, menjadi sumber kebahagiaan yang tak ternilai harganya. Ia rela mengorbankan sebagian waktunya untuk hobi demi memastikan anak-anaknya mendapatkan dukungan dan perhatian yang cukup.
Prioritasnya sekarang anak-anak. Saya ingin memastikan mereka baik-baik saja, nyaman, dan bisa fokus belajar, jelasnya. Kunjungan ke Eropa bukan hanya sekadar liburan, tetapi juga kesempatan untuk menjalin kedekatan emosional dan memberikan semangat kepada anak-anak.
Darius mengakui bahwa ia merindukan momen-momen saat bisa bebas mengeksplorasi dunia otomotif. Namun, ia juga menyadari bahwa ada fase-fase dalam hidup yang menuntut pengorbanan dan penyesuaian. Baginya, melihat anak-anak bahagia dan sukses adalah pencapaian yang jauh lebih berharga.
Bagaimana Darius Sinathrya Menyiasati Keterbatasan Waktu?
Meskipun tidak bisa sebebas dulu, Darius tetap berusaha untuk menyalurkan hobinya di sela-sela kesibukannya. Ia mencoba mencari kegiatan otomotif yang tidak memakan waktu terlalu banyak, seperti mengikuti acara komunitas atau sekadar berkumpul dengan teman-teman yang memiliki minat yang sama.
Selain itu, Darius juga memanfaatkan media sosial untuk tetap terhubung dengan dunia otomotif. Ia sering mengunggah foto atau video tentang mobil dan motor kesayangannya, serta berinteraksi dengan para penggemar otomotif lainnya.
Yang penting tetap bisa merasakan semangatnya, meskipun tidak bisa seintens dulu, kata Darius. Ia juga berharap, seiring berjalannya waktu, ia bisa menemukan keseimbangan yang lebih baik antara hobi dan keluarga.
Apa Hikmah yang Bisa Dipetik dari Kisah Darius Sinathrya?
Kisah Darius Sinathrya adalah cerminan dari perubahan prioritas yang dialami oleh banyak orang seiring bertambahnya usia dan tanggung jawab. Ia mengajarkan kita tentang pentingnya keluarga, pengorbanan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan.
Darius menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu terletak pada pemenuhan hasrat pribadi, tetapi juga pada kebahagiaan orang-orang yang kita cintai. Ia memberikan inspirasi bagi kita semua untuk selalu mengutamakan keluarga dan memberikan yang terbaik bagi mereka, meskipun itu berarti harus mengorbankan sebagian dari diri kita sendiri.
Meskipun hobinya kini sedikit terpinggirkan, Darius tetap bersyukur atas segala yang dimilikinya. Ia menyadari bahwa hidup adalah tentang pilihan dan prioritas, dan ia telah membuat pilihan yang tepat untuk keluarganya.
"Waktu bersama keluarga adalah investasi terbaik," pungkas Darius, mengakhiri perbincangan dengan senyum tulus.