Latar Belakang Demo
Sebanyak 220 tenaga honorer di RSUD Soewondo Pati diberhentikan tanpa pesangon. Mereka hanya mendapat jaminan hari tua (JHT), meski sudah mengabdi bertahun-tahun. Keputusan ini bikin kecewa banyak pihak, termasuk warga sekitar. Karena itu, demo besar akan digelar pada Selasa, 13 Agustus 2025, di Alun-Alun Pati.
Baca juga : Musk Ancaman Tindakan Hukum Terhadap Apple: Dugaan Pelanggaran Antimonopoli
Doa Bersama Sebelum Aksi
Malam sebelum demo, ratusan warga ikut doa bersama dan istighosah di Posko Simpang Lima Pati. Acara ini dihadiri eks honorer yang akan ikut aksi. Makanan berkat, ayam ingkung, dan nasi tumpeng jadi simbol rasa syukur dan harapan agar demo berjalan damai.
Dukungan Terus Mengalir
Dukungan masyarakat cukup besar. Posko logistik dipenuhi air mineral, makanan, dan kebutuhan lain untuk aksi. Warga dan relawan juga bantu jaga dapur umum. Beberapa mantan honorer seperti Ruha dan Roni bilang siap turun langsung untuk menyuarakan keadilan.
Tuntutan Aksi
Ada dua tuntutan utama yang akan dibawa saat demo:
- Kembalikan status kerja 220 honorer yang diberhentikan
- Turunkan Bupati Pati Sudewo yang dianggap mengambil keputusan sepihak
Massa yang ikut diperkirakan mencapai puluhan ribu orang. Polisi juga sudah siaga di lokasi sejak H-1.
Harapan Lewat Doa
Doa bersama jadi simbol harapan dan kekuatan warga untuk bersatu. Mereka ingin perubahan bisa tercapai dengan cara damai, tanpa kekerasan. Aksi ini bukan hanya soal pekerjaan, tapi soal keadilan dan hak hidup.
Penulis : helen putri marsela