Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengguncang pada Jumat, 1 Agustus 2025, sekitar pukul 20.48 WITA. Letusan yang disertai dengan gemuruh kuat ini terdengar hingga radius 20 km, mengakibatkan kepanikan di kalangan warga setempat.
Baca juga: Jadwal Pencairan Insentif Guru Non-ASN 2024: Guru Formal Terima Rp 2,1 Juta per Semester
Erupsi Lewotobi Laki-Laki: Kolom Abu Mencapai 10.000 Meter di Atas Puncak
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terjadi pada 1 Agustus 2025 menyebabkan kolom abu vulkanik yang menjulang tinggi hingga 10.000 meter di atas puncak dan 11.584 meter di atas permukaan laut. Aktivitas vulkanik ini terjadi setelah adanya gempa vulkanik yang signifikan, yang menandakan adanya peningkatan potensi letusan.
Dampak Erupsi: Warga Kalang Kabut dan Terkena Abu Vulkanik
Warga di sekitar gunung, terutama di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, yang berjarak sekitar 20 km dari gunung, merasakan dampak langsung dari letusan ini. Adolf Tukan, salah satu warga Desa Timutawa, mengungkapkan bahwa suara gemuruh besar terdengar jelas setelah waktu makan malam. Tak lama setelah itu, abu vulkanik mulai turun dan menyelimuti area sekitar, disertai dengan bau belerang yang menyengat.
“Gemuruh besar terdengar jelas. Kami tahu itu pasti erupsi. Kami mengingatkan satu sama lain untuk tetap tenang meski kami tahu abu dan pasir akan sampai ke sini,” ujar Adolf Tukan.
Warga Sudah Mengantisipasi Erupsi Lewotobi Laki-Laki
Warga setempat sudah mempersiapkan diri sejak sebelumnya, setelah mendapat informasi dari berbagai sumber, termasuk pesan WhatsApp dan media sosial mengenai peningkatan aktivitas gunung berapi ini. Mereka diingatkan untuk tetap waspada, namun tidak panik.
Status Gunung Lewotobi Laki-Laki: Awas dengan Status Level IV
Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-Laki, kolom abu terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong ke arah Barat dan Barat Laut. Erupsi ini tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan durasi kurang lebih 3 menit 43 detik.
Hingga saat ini, Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berstatus Awas (Level IV). Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 6 km sektoral Barat Daya-Timur Laut dan 7 km dari pusat erupsi.
Antisipasi Potensi Banjir Lahar Hujan di Sungai-Sungai Sekitar Lewotobi
Selain potensi erupsi lebih lanjut, pihak berwenang juga mengingatkan potensi banjir lahar hujan yang dapat terjadi pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Lewotobi Laki-Laki. Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap dampak lahar hujan yang dapat membawa abu dan material vulkanik ke aliran sungai.
Masyarakat Diimbau Tenang dan Ikuti Arahan Pemerintah
Meskipun erupsi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, pihak pemerintah setempat mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Warga diminta untuk mengikuti arahan yang diberikan oleh Pemda dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), serta menjaga keselamatan dengan menghindari area berbahaya yang sudah ditentukan.
Baca juga: Microsoft Surface Inovasi Laptop Terbaik Untuk Profesional
Kesimpulan: Tetap Waspada Terhadap Aktivitas Gunung Lewotobi
Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Flores Timur, NTT, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan. Warga setempat sudah mengambil langkah-langkah antisipatif, namun tetap perlu waspada terhadap potensi erupsi lebih lanjut dan bahaya lahar hujan. Masyarakat diminta untuk tetap mengikuti perkembangan informasi dan tidak panik.
Penulis: Nazwatun nurul inayah