Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Di Balik Purnama Malam Ini, Ada Cerita Tanduk Rusa Emas di Hutan Purba

Kategori: Astronomi
Gambar untuk Di Balik Purnama Malam Ini, Ada Cerita Tanduk Rusa Emas di Hutan Purba

Pada malam ini, tanggal 10 Juli 2025, langit akan dihiasi oleh fenomena alam Bulan Purnama "Buck Moon" atau Bulan Rusa Jantan. Berikut adalah kisah dan informasi menarik seputar fenomena langka ini yang akan memukau para pengamat langit.

baca juga:Sukses dari TBSM: Inspirasi Kisah Lulusan Jadi Pengusaha!

Apa Itu Buck Moon?

Buck Moon adalah sebutan untuk Bulan Purnama yang terjadi pada bulan Juli. Nama ini berasal dari tradisi penduduk asli Amerika Utara yang mengamati bahwa bulan Juli adalah waktu ketika rusa jantan mulai menumbuhkan kembali tanduknya. Selain "Buck Moon", bulan purnama ini juga dikenal dengan sebutan "Thunder Moon" karena sering terjadi badai petir di Amerika Serikat pada bulan Juli.

Mengapa Dinamai Buck Moon?

Nama "Buck Moon" merujuk pada pertumbuhan tanduk rusa jantan yang mulai tumbuh kembali pada bulan Juli. Beberapa nama alternatif lainnya untuk bulan purnama ini adalah:

  • Feather Moulting Moon (bulan rontok bulu)
  • Salmon Moon (bulan ikan salmon)
  • Berry Moon (bulan buah beri)
  • Raspberry Moon (bulan raspberry)
  • Halfway Summer Moon (bulan pertengahan musim panas)

Fenomena Langka Tahun Ini: Major Lunar Standstill

Buck Moon tahun ini lebih istimewa karena bertepatan dengan fenomena langka yang disebut Major Lunar Standstill, yang hanya terjadi setiap 18,6 tahun sekali. Hal ini membuat bulan purnama kali ini tampak lebih ekstrem dan menarik untuk diamati.

Cara Menyaksikan Buck Moon 2025

Untuk menyaksikan keindahan Buck Moon, arahkan pandangan Anda ke tenggara setelah matahari terbenam. Jika Anda memiliki teropong, Anda akan dapat mengamati permukaan bulan yang luar biasa jelas, dengan sinar terang yang memancar dari kawah Tycho dan dataran basal gelap yang dikenal sebagai maria.

Legenda Tanduk Rusa Emas di Hutan Purba

Fenomena Buck Moon juga dikaitkan dengan legenda kuno di Amerika Utara. Dalam cerita tersebut, para pemburu percaya bahwa saat Buck Moon muncul, makhluk penjaga hutan berkepala rusa yang disebut "The Antlered One" akan bangkit dari kabut. Makhluk ini dipercaya memiliki kekuatan untuk melindungi alam dan mengadili manusia yang merusak hutan.

Cerita Mistis Seputar Buck Moon

Dalam legenda tersebut, jika seseorang melihat bayangan rusa berdiri di bawah sinar purnama, mereka disarankan untuk tidak menatap matanya karena makhluk tersebut bisa membaca hati manusia. Beberapa orang yang tersesat di malam Buck Moon bahkan melaporkan melihat tanduk bercahaya menembus kabut, disertai dengan suara berat yang berbisik peringatan, "Jangan ambil apa yang tak kau tanam."

baca juga:Bawakan “Jung Sarat”, Universitas Teknokrat Indonesia Juara Nasional Tari Tradisional di Universitas Brawijaya

Ritual dan Kepercayaan pada Buck Moon

Bulan purnama Buck Moon juga sering digunakan dalam ritual spiritual. Ada kepercayaan bahwa jika seseorang meletakkan daun maple di bawah cahaya bulan ini dan berdoa dengan niat murni, permintaannya akan dijaga oleh roh hutan hingga musim gugur.

penulis:dafa aditiya.f