Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Dibayar Lebih Tinggi dari Dokter, Penulis The Trauma Code Fokus Nulis

Kategori: Entertainment
Gambar untuk Dibayar Lebih Tinggi dari Dokter, Penulis The Trauma Code Fokus Nulis

Penulis drama Korea (drakor) The Trauma Code, Hyun Go-Woon, punya cerita unik soal kariernya. Bayangkan, dia ini dulunya dokter bedah toraks, spesialisasi yang jelas nggak main-main dan konon gajinya gede banget. Tapi, kok ya malah milih banting setir jadi penulis skenario?

Keputusan Hyun Go-Woon ini tentu bikin banyak orang bertanya-tanya. Dokter spesialis kok malah jadi penulis? Apa nggak sayang sama gelar dan penghasilan yang udah didapat susah payah?

Dalam sebuah wawancara, Hyun Go-Woon blak-blakan soal alasannya. Ternyata, dunia menulis drama memberinya kebebasan dan kepuasan yang nggak dia dapatkan saat jadi dokter. Dia bisa menuangkan ide-ide kreatifnya, menciptakan karakter-karakter yang menarik, dan menyampaikan pesan-pesan yang penting lewat cerita.

“Saat jadi dokter, saya merasa terikat dengan aturan dan prosedur yang ketat. Saya juga merasa kurang punya kontrol atas apa yang terjadi pada pasien,” ujarnya. “Sementara saat menulis drama, saya punya kendali penuh atas cerita dan karakter-karakternya. Saya bisa menciptakan dunia yang saya inginkan.”

Hyun Go-Woon juga mengakui bahwa menulis drama memang nggak seglamor yang dibayangkan. Prosesnya panjang dan melelahkan, penuh dengan revisi dan tekanan dari berbagai pihak. Tapi, dia tetap menikmati setiap tantangan yang ada.

“Menulis drama itu seperti memecahkan teka-teki yang kompleks. Saya harus mencari cara untuk membuat cerita yang menarik, karakter yang relatable, dan pesan yang bermakna,” jelasnya. “Ketika saya berhasil melakukannya, rasanya sangat memuaskan.”

Kenapa Dokter Lebih Memilih Jadi Penulis Drama?

Alasan utama Hyun Go-Woon beralih profesi adalah kebebasan kreatif. Sebagai dokter, dia terikat dengan protokol medis dan rutinitas yang monoton. Dunia penulisan drama, di sisi lain, menawarkan ruang tanpa batas untuk berimajinasi dan menciptakan cerita orisinal.

Selain itu, Hyun Go-Woon juga merasa bahwa lewat drama, dia bisa menjangkau lebih banyak orang dan memberikan dampak yang lebih besar. Sebagai dokter, dia hanya bisa membantu sejumlah pasien setiap hari. Tapi, sebagai penulis drama, karyanya bisa ditonton oleh jutaan orang di seluruh dunia dan menginspirasi mereka.

“Saya ingin membuat drama yang bisa membuat orang berpikir, merasakan, dan terinspirasi,” kata Hyun Go-Woon. “Saya ingin menggunakan cerita saya untuk menyebarkan pesan-pesan positif dan memberikan harapan kepada orang-orang.”

Apakah Menulis Drama Lebih Menjanjikan Dibandingkan Profesi Dokter?

Secara finansial, mungkin awalnya tidak. Hyun Go-Woon sendiri mengakui bahwa penghasilannya sebagai penulis drama tidak sebesar saat dia masih menjadi dokter. Namun, dia yakin bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, dia bisa meraih kesuksesan di dunia penulisan drama.

Lebih dari itu, Hyun Go-Woon merasa bahwa kebahagiaan dan kepuasan batin jauh lebih penting daripada sekadar uang. Dia merasa lebih hidup dan bersemangat saat menulis drama. Dia juga merasa bahwa dia telah menemukan panggilan sejatinya.

“Saya percaya bahwa setiap orang punya bakat dan minat masing-masing. Yang penting adalah kita berani untuk mengikuti kata hati kita dan melakukan apa yang kita cintai,” ujarnya.

Drama Apa Saja yang Pernah Ditulis oleh Hyun Go-Woon?

Selain The Trauma Code, Hyun Go-Woon juga telah menulis beberapa drama lain yang cukup sukses. Karyanya dikenal karena alur cerita yang menarik, karakter-karakter yang kuat, dan pesan-pesan yang menyentuh.

Meskipun begitu, The Trauma Code menjadi salah satu drama yang paling berkesan baginya, karena drama ini mengangkat tema yang dekat dengan pengalamannya sebagai mantan dokter bedah toraks. Dia bisa menuangkan pengalamannya dan pengetahuannya ke dalam cerita, sehingga drama ini terasa lebih otentik dan relatable.

Kisah Hyun Go-Woon ini bisa jadi inspirasi buat kita semua. Bahwa mengejar passion itu penting, meskipun kadang harus mengorbankan zona nyaman. Yang terpenting adalah kita bahagia dan merasa bermakna dengan apa yang kita lakukan. Siapa tahu, dari hobi menulis atau menggambar, malah bisa jadi profesi yang lebih menjanjikan dan membahagiakan, kan?