Jelang pertandingan perdana Super League 2025/2026, PSM Makassar harus menghadapi situasi yang cukup rumit. Hingga beberapa jam sebelum laga melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pelatih PSM, Bernardo Tavares, belum mendapat kepastian mengenai pencabutan sanksi FIFA. Hal ini membuat situasi menjadi semakin sulit karena ketiga pemain baru yang sangat dinantikan oleh publik Makassar, yaitu Savio Roberto, Lucas Dias, dan Alex Tanque, belum bisa bergabung.
Baca juga : Framework dan Library Paling Ramah untuk Pemula
1. Ketidakpastian Pemain Baru Menghantui PSM Makassar
Sebelum pertandingan melawan Persijap, daftar pemain PSM untuk musim ini memang sudah dipublikasikan di situs resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB). Namun, tidak ada nama pemain baru yang tercantum dalam daftar tersebut. Hal ini menambah kecemasan tim, mengingat Savio, Lucas, dan Tanque merupakan bagian dari proyek ambisius manajemen PSM untuk memperkuat lini serang. Tanpa mereka, PSM harus mengandalkan pemain yang ada musim lalu.
Pelatih Tavares Mengungkapkan Ketidakpastian
Pelatih PSM, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa meskipun ia berharap para pemain baru bisa segera bermain, ia tidak bisa menjanjikan hal tersebut. Bahkan, Tavares mengaku belum mendapatkan kepastian dari pihak manajemen pada Kamis malam, 7 Agustus 2025.
2. Taktik PSM Tanpa Pemain Baru: Mengandalkan Kolektivitas dan Pertahanan
Jika ketiga pemain baru belum dapat dimainkan, Tavares akan mengandalkan tiga pemain asing yang sudah terdaftar sejak musim lalu. Dua bek tangguh, Aloisio Neto dan Victor Luiz, akan menjadi pilar utama di lini belakang. Di sektor sayap, Victor Dethan akan dimaksimalkan untuk mengimbangi transisi serangan.
Penyesuaian Taktik: Fokus pada Pertahanan dan Counter Attack
Tanpa kekuatan baru di lini depan, Tavares dipaksa mengubah taktik tim. PSM harus mengandalkan soliditas pertahanan dan kolektivitas tim sebagai kunci utama dalam pertandingan ini. Taktik serangan balik atau counter attack mungkin akan menjadi pilihan utama, mengingat lawan yang akan dihadapi datang dengan kekuatan penuh.
3. Persijap Jepara: Penyerang Baru yang Jadi Ancaman Serius
Di sisi lain, Persijap Jepara datang dengan optimisme tinggi dan siap menurunkan bintang baru mereka, Carlos Henrique Franca Freires, penyerang serba bisa asal Brasil. Franca baru didatangkan dari klub India, Mohammedan SC, dan diperkirakan akan memberikan ancaman serius bagi lini pertahanan PSM. Franca memiliki fleksibilitas untuk bermain di sayap kanan, sebagai gelandang serang, maupun ujung tombak.
Franca: Pemain dengan Nilai Pasar Tinggi
Franca dikenal memiliki naluri gol yang tajam dan kemampuan membaca ruang yang luar biasa. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Franca mencapai Rp9,56 miliar, menjadikannya salah satu pemain asing termahal di skuat Persijap musim ini. Ia akan bergabung dengan kompatriotnya, Alexis Nahuel Gomers, yang juga didatangkan untuk memperkuat lini serang Persijap.
4. Persijap Optimistis dengan Duet Franca dan Gomers
Presiden Persijap, M Iqbal Hidayat, memberikan pujian tinggi kepada Carlos Franca dan mengungkapkan keyakinannya bahwa pemain ini akan cepat beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Franca, yang memiliki karakter kuat di sektor sayap, diprediksi akan menjadi kunci bagi Persijap untuk mencapai target bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia.
Pujian Presiden Persijap untuk Franca
“Carlos Franca adalah pemain dengan karakter kuat di sektor sayap. Kami yakin dia bisa cepat beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia, khususnya bersama Persijap,” kata Iqbal. Dengan kehadiran Franca dan Gomers, Persijap diharapkan memiliki mesin gol baru yang dapat memberikan kontribusi besar sepanjang musim.
5. Pertandingan Tak Terkendali: Ujian Taktik Bagi Kedua Pelatih
Laga perdana ini akan menjadi ujian berat bagi kedua pelatih. Bernardo Tavares harus mencari cara untuk meredam kreativitas yang dimiliki oleh Franca dan Gomers, sementara Persijap juga harus menghadapi serangan balik cepat dari PSM, terutama dengan memanfaatkan kecepatan sayap.
Keunggulan PSM di Kandang
Meskipun Persijap terlihat lebih lengkap dari sisi materi pemain, PSM Makassar memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri. Dukungan dari suporter fanatik mereka bisa menjadi energi tambahan untuk mengimbangi perbedaan kualitas materi pemain.
6. Pengalaman PSM Jadi Modal Penting dalam Pertandingan
Selain dukungan suporter, pengalaman bertanding di laga-laga besar juga menjadi modal penting bagi PSM. Pemain-pemain seperti Akbar Tanjung, Daisuke Sakai, dan Reza Arya sudah terbiasa dengan tekanan pertandingan krusial. Mereka diharapkan dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pemain anyar yang belum bisa tampil di laga ini.
Baca juga : Rektor Universitas Teknokrat Indonesia hadiri KSTI Indonesia 2025 keynote Speech Bapak Prabowo Subianto
Kesimpulan: PSM Harus Hadapi Persijap dengan Taktik yang Dimodifikasi
PSM Makassar harus menghadapi Persijap Jepara di laga perdana tanpa tambahan pemain baru yang diharapkan. Taktik baru yang mengandalkan pertahanan kokoh dan serangan balik cepat menjadi strategi utama. Dengan dukungan suporter dan pengalaman pemain senior, PSM tetap optimis meskipun materi pemain mereka kalah lengkap dibandingkan Persijap. Laga ini akan menjadi ujian yang menarik bagi kedua tim dalam memulai kompetisi.
Penulis : adilah az-zahra