Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Donasi Mengalir untuk 7 Pekerja Migran India yang Menyelamatkan Wanita dari Sinkhole, Presiden Singapura Undang Mereka ke Istana

Kategori: Other
Gambar untuk Donasi Mengalir untuk 7 Pekerja Migran India yang Menyelamatkan Wanita dari Sinkhole, Presiden Singapura Undang Mereka ke Istana

Pada Sabtu lalu, tujuh pekerja migran India menjadi pahlawan setelah menyelamatkan seorang wanita yang terjebak dalam mobil yang jatuh ke dalam sinkhole di Singapura. Sebagai penghargaan atas keberanian mereka, para pekerja tersebut diundang untuk bertemu langsung dengan Presiden Singapura, Tharman Shanmugaratnam, di Istana pada hari Minggu.

Baca juga: Horoskop Kerja Bulanan Anda untuk Agustus 2025: Apa yang Diharapkan Berdasarkan Zodiak Anda

Pekerja Migran Dihargai di Istana: Pertemuan dengan Presiden Singapura

Pekerja yang terlibat dalam penyelamatan tersebut, termasuk foreman Pitchai Udaiyappan Subbiah, 47 tahun, dan enam rekannya, telah diundang untuk hadir di Istana Open House pada 3 Agustus. Ini merupakan kesempatan langka bagi pekerja migran untuk berinteraksi langsung dengan Presiden Singapura, sebuah kehormatan yang sangat jarang diberikan kepada mereka.

Para pekerja yang menerima undangan ini adalah:

  • Pitchai Udaiyappan Subbiah, 47
  • Velmurugan Muthusamy, 27
  • Poomalai Saravanan, 28
  • Ganesan Veerasekar, 32
  • Bose Ajithkumar, 26
  • Narayanasamy Mayakrishnan, 25
  • Sathapillai Rajendran, 56

Menurut Kantor Presiden, para tamu, termasuk pekerja migran tersebut, akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan Presiden Tharman selama acara tersebut.

Donasi untuk Pekerja Migran: Sumbangan Mengalir dari Warga Singapura

Tindakan heroik para pekerja migran ini juga mendapat perhatian luar biasa dari masyarakat. Sebanyak 1.639 donatur telah menyumbang SGD 72.241 melalui kampanye yang digagas oleh organisasi ItsRainingRaincoats (IRR), yang peduli terhadap kesejahteraan pekerja migran di Singapura.

IRR mengucapkan terima kasih atas kemurahan hati dan kebaikan masyarakat Singapura yang mendukung para pahlawan penyelamat ini. Dana yang terkumpul akan dibagikan secara merata kepada ketujuh pekerja migran tersebut, yang nantinya akan ditransfer ke rekening bank mereka.

Penyelamatan Cepat: Pekerja Migran Menjadi Pahlawan

Insiden ini terjadi di Tanjong Katong Road South, dekat lokasi proyek konstruksi oleh Badan Utilitas Publik (PUB) Singapura. Sebuah komponen beton dalam lubang yang sedang digali untuk sambungan saluran pembuangan gagal, menyebabkan terbentuknya sinkhole yang menelan mobil. Berkat respons cepat Subbiah dan rekan-rekannya, wanita pengemudi berhasil diselamatkan dengan tali dalam waktu kurang dari lima menit.

Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam mengapresiasi tindakan cepat dan keberanian para pekerja migran ini, dengan menyatakan pujian melalui akun media sosialnya. Ia menyebut tindakan mereka sebagai contoh keberanian yang luar biasa.

Penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja Singapura: Koin ACE sebagai Tanda Penghargaan

Para pekerja yang terlibat dalam penyelamatan tersebut juga mendapat penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja Singapura (MOM) melalui ACE Group (Assurance, Care and Engagement). Setiap pekerja menerima ACE Coin sebagai tanda penghargaan atas kontribusi mereka dalam mendukung komunitas pekerja migran, serta tindakan keberanian dan inisiatif mereka dalam situasi darurat.

Namun, beberapa diskusi di media sosial mempertanyakan apakah penghargaan tersebut sudah cukup untuk mengakui aksi heroik mereka, mengingat kondisi pekerja migran yang seringkali masih mengalami eksploitasi. Meski demikian, MOM menyatakan bahwa mereka sangat mendukung umpan balik yang meminta bentuk penghargaan lain yang lebih konkret.

Baca juga: Universitas Teknokrat Indonesia Resmi Kukuhkan Wisudawan, LLDIKTI Dorong Jadi Generasi Profesional dan Mandiri

Apresiasi yang Diharapkan untuk Pekerja Migran di Singapura

Meskipun para pekerja migran di Singapura telah menunjukkan keberanian luar biasa, masih banyak yang berpendapat bahwa penghargaan mereka harus lebih dari sekadar simbolis. Selain pengakuan seperti ACE Coin, banyak yang menginginkan perubahan nyata dalam kebijakan dan kondisi hidup pekerja migran di Singapura, termasuk upah yang lebih baik dan perlindungan yang lebih kuat.

Tindakan heroik mereka dalam menyelamatkan jiwa manusia seharusnya menjadi pemicu untuk mendorong perubahan yang lebih luas dalam pengakuan terhadap peran vital mereka di Singapura.

Penulis: Fiska Anggraini