Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Drama Singkat: Jalan Tak Ada Ujung

Gambar untuk Drama Singkat: Jalan Tak Ada Ujung

Tokoh

  1. Pak Harun – Lelaki tua bijak, suka memberi nasihat.
  2. Raka – Pemuda penuh ambisi, keras kepala.
  3. Mira – Sahabat Raka, penyabar.
  4. Doni – Pemuda humoris, sering meremehkan hal serius.
  5. Sinta – Gadis sederhana, polos, tapi jujur.

baca juga:VAD Adalah Singkatan dari Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya!


Adegan 1 – Persimpangan Jalan

(Kelima tokoh berada di jalan desa yang bercabang. Mereka ingin menuju kota, tetapi ada jalan panjang lurus yang terlihat tak berujung.)

Raka: (berdiri menatap jalan) Kita harus lewat sini. Meski panjang, pasti langsung ke kota.

Doni: (tertawa) Halah, Rak. Jalannya aja kayak nggak ada ujungnya. Bisa-bisa tua di jalan.

Mira: Tapi kalau kita menyerah di awal, mana tahu apa yang ada di ujung?

Sinta: Aku takut, tapi kalau bareng-bareng mungkin bisa.

Pak Harun: (pelan) Ingat, jalan panjang itu seperti hidup. Kadang terasa tak ada ujung, tapi siapa yang sabar akan sampai.


Adegan 2 – Di Tengah Perjalanan

(Mereka berjalan, terlihat lelah. Doni mulai mengeluh.)

Doni: Aduh, capek banget. Kalau begini, mending kita pulang aja.

Raka: Kalau pulang, kita nggak akan pernah sampai ke kota. Aku nggak mau berhenti!

Mira: Jangan keras kepala, Rak. Kita butuh strategi, bukan hanya semangat.

Sinta: (menatap ke depan) Jalan ini memang panjang, tapi lihat, ada cahaya samar di kejauhan.

Pak Harun: Cahaya itu tanda. Jangan berhenti, tapi juga jangan tergesa.


Adegan 3 – Ujian di Jalan

(Tiba-tiba mereka terhalang pohon tumbang. Raka ingin memaksa melewati, Doni malah duduk menyerah.)

Raka: Kita harus terobos! Kalau perlu aku panjat!

Doni: (duduk santai) Yaelah, mending tidur aja. Besok juga bisa lanjut.

Mira: Jangan begitu, Don. Kalau berhenti terlalu lama, kita bisa tersesat.

Sinta: Bagaimana kalau kita kerjasama? Angkat bersama, pasti bisa.

Pak Harun: Betul. Dalam perjalanan hidup, hambatan tidak bisa dilewati sendiri. Kekuatan ada pada kebersamaan.

(Mereka bersama-sama memindahkan batang pohon. Akhirnya jalan kembali terbuka.)

baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Peringati HUT RI Ke-80, Rektor Ajak Mahasiswa Kuasai Ilmu, Industri, AI, Dan Miliki Karakter Mulia


Adegan 4 – Sampai di Ujung Jalan

(Setelah lelah berjalan, akhirnya mereka melihat kota di depan mata.)

Doni: (terkejut) Wah! Beneran ada ujungnya! Kukira jalan ini nggak ada habisnya.

Raka: (tersenyum lega) Aku hampir putus asa, tapi ternyata benar, semua ada akhirnya.

Mira: Kita sampai karena kita saling bantu, bukan karena keras kepala semata.

Sinta: (tersenyum) Jadi, meski jalan tampak tak ada ujung, selama kita sabar, pasti ada hasilnya.

Pak Harun: Itulah hidup. Jalan panjang mengajarkan kesabaran, kerja sama, dan keyakinan. Jangan pernah takut menempuh jalan yang terlihat sulit.


Amanat

Drama ini mengajarkan bahwa hidup sering terasa seperti jalan tak berujung, penuh hambatan dan kelelahan. Namun dengan kesabaran, kebersamaan, dan keyakinan, ujung yang kita cari akan selalu ada.

penulis:mudho firudin