Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Dua Gempa Bumi Guncang Kabupaten Solok Sumatera Barat Pagi Ini, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Gambar untuk Dua Gempa Bumi Guncang Kabupaten Solok Sumatera Barat Pagi Ini, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

 Informasi resmi dari kanal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa, gempa bumi berkekuatan ringan mengguncang wilayah Tenggara Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, pada Jumat pagi, 25 Juli 2025. 

Melalui aplikasi X atau Twitternya, BMKG mencatat bahwa kedua gempa terjadi dalam selang waktu kurang dari 15 menit dan berasal dari kedalaman yang dangkal.

Baca juga: Baca Info Terkini Hari Ini Dari BMKG, Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Timur Laut Tambrauw, Papua Barat

BMKG menjelaskan, gempa pertama tercatat terjadi pada pukul 05.08 WIB dengan magnitudo 3.2. 

Pusat gempa berada di koordinat 0.91 Lintang Selatan dan 100.69 Bujur Timur, sekitar 12 kilometer tenggara Kabupaten Solok, dengan kedalaman 10 kilometer. 

Gempa ini disebut berasal dari aktivitas sesar lokal di wilayah daratan Sumatera Barat.

Selang 11 menit kemudian, gempa kedua kembali terjadi di lokasi yang tak jauh dari pusat gempa pertama. Pada pukul 05.19 WIB.

BMKG mencatat adanya gempa dengan magnitudo 2.5 pada koordinat 0.96 LS dan 100.71 BT, atau sekitar 18 kilometer tenggara Kabupaten Solok.

BMKG juga mencatat bahwa gempa ini dengan kedalaman sekirtar 10 kilometer dari permukaan tanah. 

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan atau catatan lanjutan dari BMKG mengenai dampak dari peristiwa gempa tersebut. 

BMKG mengingatkan bahwa informasi awal yang disampaikan tersebut bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data yang masuk. 

“Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” catatan lanjutan dari BMKG. 

Baca juga: Baca Info Terkini Hari Ini Dari BMKG, Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Timur Laut Tambrauw, Papua Barat

Untuk itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mengakses informasi hanya dari kanal resmi BMKG guna menghindari kesimpangsiuran informasi.

Penulis: Indra Irawan