Langkah Penting dalam Industri Pertahanan Turki: Entegrasi Motor Lokal
Proyek pesawat tempur generasi kelima Turki, Milli Muharip Uçak KAAN, telah menetapkan jadwal untuk integrasi motor turbofan lokal TF35000. Proyek KAAN ini bertujuan untuk mengubah kekuatan udara Turki dan menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi teknologi pertahanan yang sepenuhnya mandiri dengan menggunakan motor lokal.
Baca juga: PPATK Buka Kembali Jutaan Rekening Dorman yang Terblokir
Uji Coba Motor dan Proses Integrasi
Motor TF35000, yang dikembangkan oleh insinyur Turki, dijadwalkan untuk melakukan uji coba pertama pada tahun 2026. Jika uji coba tersebut berhasil, integrasi motor ke dalam pesawat KAAN akan dimulai pada tahun 2032. TF35000 akan menjadi motor turbofan lokal dengan daya dorong terbesar yang pernah dikembangkan oleh Turki.
Proyek KAAN dan Penggantian F-16 dengan Pesawat Tempur Generasi Baru
Proyek KAAN, yang dinamai oleh Ketua Partai Gerakan Nasionalis (MHP), Devlet Bahçeli, menjadi resmi pada 5 Agustus 2016 setelah penandatanganan kontrak antara Kepala Industri Pertahanan dan Turkish Aerospace Industries (TUSAŞ). Proyek ini bertujuan untuk menggantikan pesawat tempur F-16 yang akan keluar dari layanan pada tahun 2030-an.
Penerbangan Perdana KAAN Berhasil Dilaksanakan
Prototipe KAAN berhasil melaksanakan penerbangan perdananya pada 21 Februari 2024. Dalam penerbangan tersebut, pesawat tetap terbang selama 13 menit, mencapai ketinggian 8.000 kaki dan kecepatan 230 knot. Penerbangan ini menjadi tanda penting dari pencapaian teknologi dalam produksi pesawat tempur Turki.
Kesepakatan Ekspor Internasional: Penjualan 48 Pesawat ke Indonesia
Proyek KAAN juga semakin mendapat perhatian internasional. Baru-baru ini, Turki dan Indonesia menandatangani kesepakatan untuk menjual 48 pesawat KAAN. Pesawat-pesawat ini akan dilengkapi dengan motor lokal TF35000. Kesepakatan ini menunjukkan semakin berkembangnya pengaruh industri pertahanan Turki di pasar global.
Penulis: Fiska Anggraini