Gol menakjubkan Hokky Caraka dalam pertandingan semifinal Piala AFF U-23 2025 antara Indonesia dan Thailand mendapat pujian dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, berakhir dengan skor 1-1 setelah 120 menit pertandingan. Namun, Indonesia keluar sebagai pemenang setelah berhasil menang 7-6 lewat drama adu penalti.
Baca juga:Jadwal Manchester United vs West Ham Pramusim 2025/2026: Siaran Langsung & Prediksi
Gol Hokky Caraka yang Memukau dalam Adu Penalti
Hokky Caraka menjadi salah satu eksekutor penalti yang berhasil menuntaskan tugasnya dengan sangat baik. Momen itu menjadi sorotan utama setelah ia berhasil mencetak gol cantik yang memperdaya kiper Thailand dalam adu penalti.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan pujian atas performa Hokky. "Kalau kita lihat di babak pertama, dominasi penguasaan bola cukup dominan. Tapi ya kembali, baru di menit terakhir (84') Jens Raven bisa cetak gol. Saya senang Hokky juga cetak gol di adu penalti. Bagus golnya Hokky," ujarnya.
Tekanan Berat Hokky di Penentuan Penalti
Pada saat Hokky Caraka maju sebagai eksekutor penalti kelima, Indonesia tertinggal 4-3. Jika Hokky gagal mencetak gol, Indonesia dipastikan kalah dalam adu penalti. Namun, dengan ketenangan luar biasa, Hokky melepaskan tembakan ke arah kiri atas gawang, yang tak mampu dijangkau oleh kiper Thailand, sehingga memberikan harapan hidup untuk Garuda Muda.
Erick Thohir Mengingatkan Soal Kritik dan Bully dari Netizen
Erick Thohir juga menyinggung mengenai kritik dari netizen terhadap pemain. Saat Hokky menguasai bola untuk mengeksekusi penalti, sorakan dan hujatan datang dari tribune stadion. Erick menekankan bahwa kritik itu hal yang wajar, namun bullying tidaklah tepat.
"Saya yakin Hokky punya mental yang kuat. Kalau kritik itu lumrah, tapi bully tidak lumrah. Ini beda loh," ujar Erick Thohir.
Pentingnya Menghargai Perjuangan Timnas
Erick mengingatkan kepada para netizen untuk tidak menghujat pemain yang tengah berjuang untuk nama bangsa. Ia meminta jika ada ketidakpuasan, sebaiknya disalurkan langsung ke PSSI, bukan kepada pemain.
"Saya bukan tipe pemimpin ninggalin anak buah. Kalau mau hujat, hujat saya, hujat PSSI, jangan hujat Tim Nasional. Beda ya, kritik itu bukan hujat," tegas Erick.
Baca juga:Teknologi Modern di Perpustakaan: Membawa Akses Buku ke Ujung Jari
Menuju Final Piala AFF U-23 2025
Setelah kemenangan dramatis atas Thailand, Timnas U-23 Indonesia kini mempersiapkan diri untuk menghadapi Vietnam pada laga final Piala AFF U-23 2025 yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada Selasa, 29 Juli 2025.
Garuda Muda diharapkan untuk tampil lebih baik lagi dan berjuang keras demi meraih gelar juara.
Penulis : Emi Kurniasih.