Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Fenerbahce Asuhan Mourinho Comeback dengan 5 Gol, Singkirkan Feyenoord dari Kualifikasi Liga Champions

Gambar untuk Fenerbahce Asuhan Mourinho Comeback dengan 5 Gol, Singkirkan Feyenoord dari Kualifikasi Liga Champions

Fenerbahce Lolos ke Babak Playoff Setelah Menang Agregat 6-4

Istanbul, Turki – Fenerbahce yang kini dilatih Jose Mourinho mencatatkan comeback dramatis dengan kemenangan 5-2 atas Feyenoord dalam leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Champions, Selasa (12 Agustus 2025).

Baca juga:Perpustakaan Modern: Teknologi yang Mempermudah Pengguna dan Pustakawan

Tim asal Turki ini berhasil membalikkan ketertinggalan agregat setelah kalah 2-1 di leg pertama di Belanda.

Feyenoord Unggul Lebih Dulu, Tapi Fenerbahce Bangkit

Feyenoord membuka keunggulan melalui gol Tsuyoshi Watanabe pada menit ke-41, memperlebar agregat menjadi 3-1 untuk keunggulan sementara tim Belanda.

Namun, Fenerbahce segera bangkit dan mencetak dua gol cepat sebelum babak pertama berakhir. Salah satu gol penting dicetak oleh Jhon Durán, striker Kolombia yang dipinjam dari klub Saudi, Al Nassr.

Dominasi Fenerbahce di Babak Kedua

Tim asuhan Mourinho tampil dominan di paruh kedua pertandingan dan menambah tiga gol tambahan, memastikan kemenangan 5-2 dan lolos ke babak playoff dengan agregat 6-4.

Selanjutnya: Fenerbahce Hadapi Benfica di Babak Playoff

Fenerbahce akan menghadapi Benfica pada leg pertama babak playoff pekan depan. Benfica sebelumnya menyingkirkan Nice. Pertandingan ini akan menentukan siapa yang melaju ke fase liga Liga Champions yang kini diikuti 36 tim.

Baca juga:Rektor IPB University Arif Satria Puji Digital Smart Composter Inovasi Tim Dosen-Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia


Wasit MLS Tim Ford Dapat Sorotan, PRO Evaluasi Koneksi Wasit dengan Klub

PRO Tinjau Ulang Prosedur Hubungan Wasit dengan Klub Setelah Kontroversi

12 Agustus 2025 – Organisasi Wasit Profesional (PRO), yang menangani wasit di kompetisi MLS dan USL, mengumumkan bahwa mereka tengah mengevaluasi ulang kebijakan terkait hubungan wasit dengan klub setelah muncul kontroversi seputar wasit Tim Ford.

Tim Ford Hadiri Pertandingan LAFC, Tidak Dikenai Sanksi

Kontroversi dimulai saat unggahan Instagram menunjukkan Ford dan keluarganya menghadiri pertandingan LAFC. Meskipun demikian, PRO menegaskan bahwa Ford tidak akan dikenai sanksi karena ia tidak mengenakan atribut klub tersebut.

Namun, unggahan tersebut memicu perdebatan tentang netralitas wasit di MLS.

Insiden di Laga San Jose Earthquakes vs Vancouver Whitecaps

Ford menjadi sorotan karena keputusannya di laga antara San Jose Earthquakes dan Vancouver Whitecaps, di mana ia memberikan dua kartu kuning kepada pemain Vancouver, Edier Ocampo, dan penalti kontroversial kepada Tristan Blackmon. San Jose akhirnya menang 2-1.

Hukuman Ocampo Dibatalkan, Masa Lalu Ford Dipertanyakan

MLS kemudian membatalkan larangan bermain satu pertandingan dan denda untuk Ocampo, yang menambah sorotan terhadap performa Ford.

Ford juga pernah memicu kontroversi serupa pada playoff 2023, ketika ia memberi penalti kepada LAFC dan mengusir manajer Vancouver saat itu, Vanni Sartini. Sartini kemudian diskors enam pertandingan karena komentarnya yang keras terhadap Ford.

PRO Akan Tinjau Ulang Prosedur Penugasan dan Keterkaitan Wasit

PRO menyatakan akan mengevaluasi ulang prosedur mereka tentang apa yang dianggap sebagai "hubungan" antara wasit dan klub untuk memastikan integritas dan netralitas tetap terjaga dalam pertandingan.


Penulis:Zaskia amelia