Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Feyenoord Bungkam Fenerbahçe di Menit Akhir, Gol Hadj Moussa Jadi Penentu

Gambar untuk Feyenoord Bungkam Fenerbahçe di Menit Akhir, Gol Hadj Moussa Jadi Penentu

Feyenoord meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Fenerbahçe dalam leg pertama babak ketiga kualifikasi Liga Champions. Laga yang digelar di De Kuip ini menjadi ajang pembuktian bagi tim asuhan Robin van Persie, yang merayakan ulang tahunnya ke-42 dengan hasil manis.

Baca juga:PDIP Nilai Penunjukan Prasetyo Edi sebagai Ketua Dewas PAM Jaya Sudah Tepat


Bagaimana Jalannya Pertandingan Feyenoord vs Fenerbahçe?

Feyenoord tampil dominan sejak awal, meski harus menghadapi taktik defensif ala José Mourinho, yang kini menangani Fenerbahçe. Pelatih asal Portugal itu kembali menjadi lawan tangguh bagi Feyenoord, seperti halnya saat membesut AS Roma.

Turki tampil dengan formasi 5-3-2 yang konservatif, membuat laga berlangsung ketat. Namun, Feyenoord menunjukkan agresivitas mereka dan sempat mengklaim dua penalti yang tak diberikan wasit. Terobosan akhirnya datang di menit ke-19, saat Quinten Timber melepaskan tembakan yang membentur pemain lawan dan masuk ke gawang: Feyenoord unggul 1-0.


Siapa Saja Pemain Kunci dan Debutan di Laga Ini?

Pelatih Van Persie membuat kejutan dengan menunjuk Sem Steijn sebagai kapten, meski Quinten Timber juga bermain sebagai starter. Beberapa wajah baru seperti Jordan Bos, Tsuyoshi Watanabe, dan Anel Ahmedhodzic langsung dipercaya memperkuat lini belakang — menariknya, Ahmedhodzic baru saja resmi bergabung sehari sebelumnya.

Di lini serang, nama muda Leo Sauer yang baru kembali dari masa peminjaman di NAC Breda tampil menggantikan Igor Paixão yang hengkang. Pemain lain seperti Casper Tengstedt, Luciano Valente, Gaoussou Diarra, dan Givairo Read juga diberi kesempatan tampil.


Apa yang Terjadi Setelah Gol Feyenoord?

Fenerbahçe perlahan mulai bangkit jelang akhir babak pertama, bahkan sempat mencetak gol melalui Irfan Kahveci, tapi dianulir karena offside. Memasuki babak kedua, tim tamu tampil lebih agresif dan berhasil menekan pertahanan Feyenoord.

Masuknya Jhon Durán — pemain muda yang dipinjam dari Al-Nassr seharga 20 juta euro — menambah intensitas serangan Fenerbahçe. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil di menit ke-86 lewat sepakan keras Sofyan Amrabat, mantan pemain Feyenoord, yang mengenai mistar dan memantul masuk: Skor imbang 1-1.


Siapa Pahlawan Kemenangan Feyenoord?

Saat laga tampak akan berakhir imbang, Anis Hadj Moussa muncul sebagai pahlawan di menit ke-91. Menerima umpan silang dari Jordan Bos, Hadj Moussa menanduk bola dengan sempurna ke gawang Fenerbahçe. Gol ini memastikan Feyenoord unggul 2-1 di leg pertama.

Atmosfer De Kuip langsung meledak. Dukungan penuh dari para suporter, yang sempat cemas usai gol penyama dari Fener, berubah menjadi sorakan kemenangan.

Baca juga:Pengukuhan Mahasiswa Terbaik dan Teladan Bukti Komitmen Teknokrat Ciptakan SDM Unggul


Apa Tantangan Feyenoord di Leg Kedua?

Meski berhasil mengamankan kemenangan di kandang, tantangan sebenarnya masih menanti di leg kedua yang akan digelar di Istanbul. Fenerbahçe jelas akan tampil lebih menyerang di depan pendukungnya sendiri.

Feyenoord harus menjaga konsistensi permainan dan menyusun strategi matang untuk bisa lolos ke fase grup Liga Champions. Leg pertama menunjukkan bahwa meski lini belakang masih butuh adaptasi, semangat juang dan kedalaman skuad mereka cukup menjanjikan.

Penulis: Nur aini