Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Film Bertaut Rindu angkat kisah luka remaja dan ekspektasi orang tua

Gambar untuk Film Bertaut Rindu angkat kisah luka remaja dan ekspektasi orang tua

Film "Bertaut" lagi ramai diperbincangkan nih! Bukan cuma karena ceritanya yang relatable banget sama kehidupan remaja dan hubungan orang tua, tapi juga karena berhasil bikin banyak penonton baper dan mikir panjang soal keluarga.

Film ini nyeritain tentang Tara, seorang remaja yang punya luka masa lalu dan lagi berusaha banget buat nyari jati diri. Di sisi lain, ada Ibu Tara, Rina, yang single parent dan punya ekspektasi tinggi banget buat anaknya. Konflik antara keduanya jadi inti dari film ini, nunjukkin gimana susahnya komunikasi dan saling memahami antara anak dan orang tua.

Yang bikin film ini spesial adalah karena berani ngangkat isu-isu yang sering dialami remaja, kayak masalah kepercayaan diri, perundungan, tekanan dari lingkungan, dan juga harapan orang tua yang kadang terasa membebani. Semua itu dibungkus dengan cerita yang mengharukan dan bikin kita ikut ngerasain apa yang dirasain sama karakter-karakternya.

Kenapa Sih Film Tentang Keluarga Selalu Bikin Nangis?

Mungkin karena keluarga adalah bagian paling penting dalam hidup kita ya. Hubungan dengan orang tua, saudara, atau bahkan kakek-nenek itu punya pengaruh besar dalam membentuk kepribadian dan cara kita memandang dunia. Makanya, film yang ngebahas soal dinamika keluarga seringkali nyentuh banget ke hati.

Selain itu, film kayak "Bertaut" juga ngingetin kita bahwa setiap orang punya luka dan perjuangannya masing-masing. Orang tua mungkin kelihatan kuat dan selalu benar, tapi mereka juga manusia biasa yang punya kelemahan dan pernah bikin kesalahan. Begitu juga dengan anak, yang seringkali dianggap belum dewasa dan belum tahu apa-apa, padahal mereka juga punya perasaan dan pikiran yang perlu didengerin.

Film ini juga nunjukkin pentingnya komunikasi yang jujur dan terbuka dalam keluarga. Seringkali, konflik muncul karena kita gak berani ngomongin apa yang kita rasain atau karena kita salah paham sama maksud orang lain. Padahal, dengan saling ngobrol dan berusaha memahami, kita bisa nemuin solusi dan mempererat hubungan.

Apa Pesan Moral yang Bisa Kita Ambil dari Film "Bertaut"?

Banyak banget! Salah satunya adalah soal pentingnya menerima diri sendiri dan memaafkan masa lalu. Tara di film ini belajar buat nerima bahwa dia punya luka dan gak sempurna, tapi itu gak menghalanginya buat maju dan jadi pribadi yang lebih baik. Kita juga bisa belajar dari dia buat gak terlalu keras sama diri sendiri dan fokus sama apa yang bisa kita kontrol.

Pesan lainnya adalah soal pentingnya menghargai perbedaan pendapat dan gak memaksakan kehendak. Rina di film ini awalnya pengen banget Tara ngikutin apa yang dia mau, tapi akhirnya dia sadar bahwa Tara punya hak buat milih jalannya sendiri. Kita juga harus belajar buat ngehormatin pilihan orang lain, meskipun kita gak setuju sama pilihan itu.

Terakhir, film ini ngingetin kita buat selalu ada buat keluarga kita, baik dalam suka maupun duka. Keluarga adalah tempat kita pulang dan tempat kita mendapatkan dukungan tanpa syarat. Jadi, jangan pernah lupa buat nunjukkin rasa sayang dan perhatian kita sama mereka.

Film "Bertaut" Cocok Ditonton Sama Siapa Aja?

Menurutku, film ini cocok ditonton sama siapa aja, terutama remaja dan orang tua. Buat remaja, film ini bisa jadi refleksi diri dan nunjukkin bahwa mereka gak sendirian dalam menghadapi masalah. Buat orang tua, film ini bisa jadi pengingat buat lebih peka sama perasaan anak dan berusaha memahami perspektif mereka.

Tapi, selain remaja dan orang tua, film ini juga bisa dinikmati sama siapa aja yang pengen nonton film drama keluarga yang mengharukan dan penuh makna. Dijamin, setelah nonton film ini, kamu bakal lebih menghargai keluarga kamu dan lebih bersyukur atas apa yang kamu punya.

Secara keseluruhan, "Bertaut" adalah film yang bagus dan layak ditonton. Film ini gak cuma menghibur, tapi juga ngasih kita pelajaran berharga tentang keluarga, cinta, dan penerimaan diri. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan tonton filmnya dan siapin tisu yang banyak ya!