Logo Universitas Teknokrat Indonesia

Forbes dan Proses Menentukan Daftar Orang Terkaya: Apa yang Dihitung?

Gambar untuk Forbes dan Proses Menentukan Daftar Orang Terkaya: Apa yang Dihitung?

Pendahuluan: Bagaimana Forbes Menilai Kekayaan Miliarder?

Setiap tahunnya, Forbes merilis daftar orang terkaya di dunia yang menjadi acuan bagi banyak pihak. Namun, banyak yang bertanya-tanya tentang proses perhitungan kekayaan yang digunakan oleh Forbes untuk menentukan siapa saja yang masuk dalam daftar tersebut. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Haji Isam, yang tidak muncul dalam daftar terkini meskipun dikenal sebagai salah satu pengusaha besar. Lantas, bagaimana Forbes menentukan siapa yang layak masuk dalam daftar orang terkaya dunia?

baca juga:Singkatan UAS Adalah? Ini Penjelasan Lengkap dan Menariknya!

Metode Perhitungan Kekayaan oleh Forbes: Nilai Kekayaan Bersih

Dalam menentukan siapa saja yang berada di daftar orang terkaya dunia, Forbes mengandalkan nilai kekayaan bersih miliarder. Kekayaan bersih adalah perhitungan yang dilakukan dengan mengurangi liabilitas (utang) dari total aset yang dimiliki seseorang. Aset yang dihitung termasuk segala jenis properti dan sumber daya yang dimiliki, baik itu aset lancar seperti uang tunai dan saham, maupun aset tetap seperti properti dan peralatan.

Namun, Forbes juga menganalisis berbagai sumber daya lainnya, seperti perusahaan swasta dan karya seni yang dimiliki oleh individu tersebut. Dalam hal ini, Forbes tidak selalu memiliki informasi yang lengkap mengenai keuangan pribadi setiap miliarder, karena sebagian besar tidak menyertakan neraca keuangan mereka secara terbuka. Oleh karena itu, jika dokumentasi ini tidak disediakan atau tidak dapat dipastikan, maka kekayaan tersebut akan diabaikan.

Menghitung Saham dan Fluktuasi Nilai Tukar: Faktor Penting

Selain perhitungan kekayaan bersih, harga saham yang dimiliki oleh miliarder juga menjadi faktor utama dalam perhitungan. Jika miliarder memiliki saham di perusahaan terbuka, maka fluktuasi harga saham akan memengaruhi total kekayaan mereka. Begitu juga dengan nilai tukar yang dapat berpengaruh, terutama bagi mereka yang memiliki kekayaan dalam bentuk mata uang asing.

Forbes juga mengakui bahwa karena harga saham dan nilai tukar sangat fluktuatif, maka posisi seseorang di daftar orang terkaya bisa berubah dengan cepat. Ini menjelaskan mengapa miliarder tertentu bisa mengalami kenaikan atau penurunan posisi di daftar yang mereka rilis.

baca juga:Teknokrat Jalin Kolaborasi Internasional Bersama IIUM Malaysia dalam International Collaborative Visiting Lecture 2025

Faktor yang Memengaruhi Posisi di Daftar Orang Terkaya Dunia

Sejumlah faktor lainnya juga mempengaruhi apakah seseorang masuk dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes, seperti penilaian terhadap perusahaan pribadi atau investasi di sektor-sektor tertentu. Terlepas dari fluktuasi harga saham atau nilai tukar, rekam jejak investasi dan kontribusi dalam perkembangan ekonomi juga menjadi pertimbangan penting.

penulis: Lili rahma dini