Lonjakan Okupansi Hotel di Mataram Berkat Fornas VIII
Gelaran Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VIII 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB) membawa berkah ekonomi yang signifikan bagi sektor perhotelan. Hotel-hotel di Mataram, khususnya, merasakan dampak langsung dari event besar ini, dengan peningkatan okupansi yang luar biasa. Salah satu yang merasakannya adalah Hotel Golden Palace, yang mencatatkan lonjakan hunian kamar sebesar 30 persen dibandingkan dengan hari-hari biasa.
General Manager Hotel Golden Palace, Reza Pahlevi, mengatakan, "Event Fornas VIII ini sangat berdampak positif bagi kami. Baru tadi malam (kemarin, Red), hotel kami full. Ini benar-benar membawa berkah bagi kami." Reza berharap, event-event serupa dapat terus diselenggarakan di NTB untuk mendukung industri perhotelan yang semakin berkembang.
Baca juga: PTDI Uji Terbang Drone Elang Hitam di Bandara Kertajati: Bukti Teknologi Pertahanan Dalam Negeri
UMKM Kuliner Kecil di NTB Kebanjiran Rezeki
Tidak hanya sektor perhotelan, pelaku UMKM di NTB, khususnya yang bergerak di bidang kuliner, juga merasakan lonjakan permintaan. Salah satunya adalah Inaq Masniah, pedagang jajanan tradisional khas NTB yang berjualan di sekitar venue Fornas VIII di Taman Sangkareang.
"Alhamdulillah, dagangan saya banyak dicari selama acara ini. Paling banyak serabi yang diminati," ujar Inaq. Dengan omzet hampir mencapai Rp 1 juta dalam sehari, Inaq berharap event seperti Fornas VIII bisa terus digelar di NTB.
"Semoga acara seperti ini bisa terus diselenggarakan, karena sangat membantu kami pedagang kecil," tambahnya.
Baca juga: Muhammad Abdullah Azzam Siswa SMA Al Kautsar Lolos Program Pelajar Lampung di Parlemen
Fornas VIII 2025: Pemicu Peningkatan Ekonomi Lokal
Penyelenggaraan Fornas VIII 2025 tidak hanya sukses dalam menggelar ajang olahraga, tetapi juga menjadi katalisator bagi peningkatan ekonomi lokal, terutama bagi sektor perhotelan dan UMKM. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan di NTB untuk meningkatkan daya tarik pariwisata dan memperkuat perekonomian masyarakat setempat.
Penulis: Fiska Anggraini