Pada Selasa, 12 Agustus 2025, pukul 15.24 WIB, wilayah Kabupaten Sarmi, Papua, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3. Gempa ini berlokasi di darat, sekitar 43 km arah tenggara Sarmi, dengan kedalaman 38 km. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
baca juga:Bancakan Dana CSR BI-OJK dan Bantahan Anggota Komisi XI soal Tuduhan Terima Uang
📍 Lokasi dan Penyebab Gempa
Episenter gempa terletak pada koordinat 2.21° LS dan 138.91° BT, tepatnya di darat. BMKG menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Jalur Anjak Mamberamo (Mamberamo Thrust Belt), dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault) .mcwnews.com - Media Credible Watchbmkg.go.id
🏚️ Kerusakan yang Ditimbulkan
Gempa ini menyebabkan kerusakan di beberapa fasilitas dan bangunan di Sarmi, antara lain:padek.jawapos.com
- Gereja Alfa Omega: Mengalami retakan pada struktur bangunan .liputan6.com+1
- Rumah Warga: Dua unit rumah dilaporkan rusak .liputan6.com
- Pasar Rakyat Kampung Keder: Terlihat rusak akibat guncangan .cirebonraya.com+2padek.jawapos.com+2
- Jembatan: Satu unit jembatan dilaporkan patah .liputan6.com+2padek.jawapos.com+2
- Kendaraan: Satu unit kendaraan roda empat mengalami kerusakan pada kaca depan akibat tertimpa reruntuhan .liputan6.com
Selain itu, beberapa motor yang terparkir juga berjatuhan akibat getaran gempa .liputan6.com+1
baca juga:Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf Ikuti Munas Aptisi VII di Bandung
⚠️ Imbauan dari BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga diminta untuk:
- Memeriksa Bangunan: Pastikan bangunan tempat tinggal tidak mengalami kerusakan yang membahayakan kestabilan sebelum kembali ke dalam rumah.
- Waspada Gempa Susulan: BMKG mencatat hingga pukul 15.50 WIB, telah terjadi 4 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan kekuatan terbesar M4,1 .
Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari BMKG dan otoritas setempat terkait perkembangan situasi dan langkah-langkah mitigasi bencana.
penulis:Titin af-idatus soraya