Tak Ada Peringatan Tsunami Meski Guncangan Kuat
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Nikobar, India, pada Selasa (29/7/2025) dini hari waktu setempat. Meski kekuatannya cukup besar, otoritas tidak mengeluarkan peringatan tsunami usai peristiwa ini terjadi.
Informasi gempa ini disampaikan oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) dan sistem peringatan tsunami. Gempa tersebut tercatat berada di kedalaman 10 kilometer, terjadi tepat pada pukul 00.00 tengah malam waktu setempat.
baca juga : 31 Juli Memperingati Hari Apa? Ini 5 Peringatan Unik yang Dirayakan!
Lokasi Gempa Dekat dengan Sabang, Aceh
USGS melaporkan bahwa pusat gempa terletak sekitar 259 kilometer barat laut Kota Sabang, Aceh, Indonesia. Lokasi ini cukup dekat dengan wilayah Indonesia bagian barat, sehingga getarannya pun ikut terasa di sejumlah titik di Provinsi Aceh.
Sebagai catatan, Aceh dikenal sebagai wilayah yang pernah mengalami bencana gempa dan tsunami dahsyat pada 2004 silam, yang menewaskan lebih dari 220.000 jiwa di 15 negara. Kala itu, kekuatan gempa mencapai magnitudo 9,1.
BMKG Konfirmasi Getaran Dirasakan di Banda Aceh dan Aceh Besar
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga merilis data terkait gempa tersebut. Menurut laporan BMKG, gempa terasa di wilayah Sabang pada pukul 01.41 WIB dengan kekuatan magnitudo 6,3.
Pusat gempa berada di laut, dengan titik koordinat 6,70 lintang utara dan 93,24 bujur timur. Meski kekuatannya cukup signifikan, dampak gempa terpantau dalam skala Modified Mercalli Intensity (MMI) II hingga III.
Artinya, getaran gempa dirasakan ringan oleh sebagian warga di Banda Aceh dan Aceh Besar. Hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
baca juga : Pengcab KKI Bandar Lampung Pimpinan Mahathir Muhammad Dikukuhkan
Masyarakat Diimbau Tetap Waspada
Meskipun tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan, masyarakat di wilayah terdampak diminta untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun otoritas setempat. Getaran ringan seperti ini bisa saja menjadi bagian dari aktivitas seismik yang lebih besar.
BMKG juga terus memantau perkembangan aktivitas gempa di sekitar perairan barat Indonesia yang dikenal rawan terhadap gempa dan tsunami. Warga diimbau tidak mudah panik, namun tetap memperhatikan prosedur keselamatan jika terjadi gempa susulan
penulis : elsandria