PSSI memastikan bahwa Gerald Vanenburg akan tetap melatih timnas U-23 Indonesia pada kualifikasi Piala Asia 2026 meskipun timnas gagal meraih gelar di Piala AFF U-23 2025. Keputusan ini diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, setelah timnas U-23 Indonesia kalah 0-1 dari Vietnam di final Piala AFF U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 28 Juli. Meskipun demikian, Vanenburg tidak akan menangani timnas Indonesia di SEA Games 2025.
Baca juga: Justin Hubner Gabung Fortuna Sittard, Siap Main Bareng Eks ‘The Next Messi’
Erick Thohir menegaskan, “Untuk SEA Games 2025, kami akan membicarakannya dengan organisasi tim nasional. Tapi untuk AFC (kualifikasi Piala Asia 2026), Gerald tetap akan menjadi pelatih,” ujarnya.
Kualifikasi Piala Asia 2026: Indonesia Bersiap Jadi Tuan Rumah
Timnas U-23 Indonesia akan berlaga di kualifikasi Piala Asia 2026 yang dijadwalkan pada September mendatang. Indonesia akan menjadi tuan rumah di Sidoarjo dan bergabung dalam Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau. Tugas berat menanti Vanenburg untuk membawa Indonesia melaju ke babak final.
Pada edisi sebelumnya, Indonesia hampir lolos ke Olimpiade Paris 2024 setelah mencapai final kualifikasi Piala Asia, namun mereka tersingkir oleh Guinea U-23 dalam babak playoff. Vanenburg diharapkan dapat membawa Indonesia kembali ke level yang lebih tinggi di kualifikasi ini.
Vanenburg Punya PR Meningkatkan Ketajaman Lini Serang
Meski timnas U-23 Indonesia di bawah asuhan Vanenburg tampil solid, Erick Thohir menyoroti kekurangan di lini serang yang belum maksimal. “Lini serangnya kurang maksimal. Beberapa kali mereka juga mencoba mengubah pola dari kanan ke kiri, tetapi terkadang tidak berhasil. Mungkin ini perlu diperbaiki,” ujar Erick.
Vanenburg pun mengakui masalah di sektor serangan timnya. "Kami memang kurang mencetak gol. Kami harus memikirkan cara untuk mencetak lebih banyak gol. Itu adalah pertanyaannya karena permainan dan rencana kami sebenarnya sudah bagus," ujar Vanenburg. Pelatih asal Belanda ini menegaskan bahwa pekerjaan rumah timnya adalah meningkatkan ketajaman dan efektivitas dalam mencetak gol.
Vanenburg Tidak Menyalahkan Pemain
Vanenburg juga menyatakan bahwa ia tidak akan menyalahkan pemain secara terbuka atas kurangnya ketajaman di lini depan. “Jika saya ingin mengatakan sesuatu, saya akan mengatakannya langsung kepada para pemain, bukan menyalahkan mereka di depan umum. Kita menang bersama dan kalah bersama; itulah sepak bola,” ujarnya.
Baca juga: Routing dalam Jaringan: Kunci Utama Kinerja Internet Anda
Vanenburg tetap optimis dengan timnya, meskipun persiapan pramusim yang terbatas hanya tiga minggu. “Hasilnya cukup bagus, tetapi yang harus kita pikirkan adalah bagaimana cara mencetak gol,” tambahnya.
Dengan keyakinan dan tekad untuk meningkatkan performa, Vanenburg siap memimpin timnas U-23 Indonesia di kualifikasi Piala Asia 2026 dan berharap dapat membawa Indonesia kembali ke jalur kemenangan.
Penulis: Kayla Maharani