Kontrak Besar: JARR Pasok Biodiesel untuk Pertamina
PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), perusahaan kelapa sawit milik pengusaha sukses Haji Isam, baru saja mendapatkan kontrak besar senilai Rp2,4 triliun dari PT Pertamina Patra Niaga. Kontrak ini mencakup pemasokan Fatty Acid Methyl Ester (FAME), bahan baku utama untuk biodiesel, sepanjang tahun 2025.
Laporan keuangan JARR untuk kuartal II 2025 mengungkapkan bahwa kontrak tersebut berlaku mulai Januari hingga Desember 2025. Perusahaan ini telah memperoleh kontrak tersebut pada 23 Januari 2025, dan akan memasok biodiesel jenis PSO dan non-PSO ke Pertamina sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No 345.K/EK.01/MEM.E/2024 yang diterbitkan pada 30 Desember 2024.
Baca juga: 188 Saham Terperosok ke FCA: CDIA, COIN, Hingga ARGO
Rincian Pemasokan Biodiesel: JARR Kembali Tunjukkan Keandalan
JARR akan memasok lebih dari 200 ribu kiloliter (KL) biodiesel ke Pertamina Patra Niaga. Rinciannya meliputi 162.906 KL FAME untuk jenis PSO, serta 67.525 KL untuk jenis non-PSO di wilayah Wayame. Harga FAME yang dipasok akan mengikuti Harga Indeks Pasar (HIP) yang ditetapkan oleh Menteri ESDM melalui Dirjen Mogas setiap bulan, tanpa termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Kepercayaan Pertamina: Bisnis Biodiesel Haji Isam yang Terbukti
Ini bukan pertama kalinya JARR bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Pada 2023, perusahaan ini mengantongi kontrak untuk memasok 247.227 KL FAME. Kemudian pada 2024, JARR juga memperoleh kontrak senilai Rp1,7 triliun untuk mengirimkan 155.919 KL FAME ke Stagen, Kotabaru. JARR sendiri terlibat dalam program biodiesel sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang meresmikan pabrik biodiesel JARR di Kalimantan Selatan pada 21 Oktober 2021.
Kinerja Cemerlang: Laba Bersih JARR Meningkat Pesat
Hingga kuartal II-2025, JARR berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp160,39 miliar, yang menunjukkan peningkatan 82,6 persen dibandingkan Rp87,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini didorong oleh penjualan JARR yang mencapai Rp2,04 triliun pada kuartal II-2025, tumbuh 18,66 persen secara tahunan (year on year / yoy) dibandingkan dengan Rp1,72 triliun pada kuartal II-2024.
Baca juga: LLDIKTI dukung Produk Penelitian Unggulan Universitas Teknokrat Indonesia ke Nasional
Saham JARR Menguat: Pertumbuhan Pesat di Pasar Modal
Di pasar saham, JARR menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Pada Selasa (12/8/2025), harga saham JARR berada di Rp700 per lembar, meningkat signifikan dibandingkan dengan harga di bawah Rp400 per lembar pada awal tahun. JARR tercatat menguat 83,25 persen dalam tiga bulan terakhir dan 182,26 persen dalam setahun.
Pada hari yang sama, JARR diperdagangkan sebanyak 3,5 juta kali, dengan volume 18,89 juta lembar saham dan nilai transaksi Rp13,43 miliar.
Penulis: Fiska Anggraini