Getafe kembali menunjukkan taringnya di La Liga 2025/26 dengan kemenangan penting atas Sevilla di Estadio Ramón Sánchez Pizjuán. Bermain di kandang lawan, Azulones sukses mencuri tiga poin usai menekuk tuan rumah dengan skor 2-1. Hasil ini tidak hanya memperpanjang tren positif Getafe, tetapi juga membuat mereka semakin dekat dengan Real Madrid di zona Eropa klasemen sementara.
baca juga:IHSG Diprediksi Bergerak Mendatar di Tengah Tekanan Bursa Asia
Jalannya Babak Pertama
Sevilla yang didukung penuh oleh para pendukungnya mencoba tampil menekan sejak awal laga. Ivan Rakitić dan Oliver Torres berusaha mengendalikan lini tengah untuk menciptakan peluang bagi Youssef En-Nesyri di lini depan. Namun, Getafe yang datang dengan strategi disiplin mampu meredam tekanan awal tersebut.
Menit ke-18 menjadi titik balik pertandingan. Borja Mayoral memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang Sevilla untuk mencetak gol pembuka. Umpan panjang dari lini belakang berhasil diterima Mayoral yang kemudian dengan tenang menaklukkan kiper Orjan Nyland. Skor 0-1 membuat suasana stadion sedikit hening.
Setelah tertinggal, Sevilla meningkatkan intensitas serangan. Jesus Navas beberapa kali memberikan umpan silang berbahaya dari sisi kanan, namun belum mampu dikonversi menjadi gol. Justru Getafe yang kembali mengancam melalui serangan balik cepat. Menjelang turun minum, Mayoral hampir menggandakan keunggulan lewat tembakan jarak dekat, tapi berhasil ditepis oleh Nyland. Babak pertama pun ditutup dengan skor tipis 0-1 untuk keunggulan Azulones.
Sevilla Mencoba Bangkit
Memasuki babak kedua, Sevilla tidak punya pilihan lain selain tampil lebih agresif. Hasilnya terlihat pada menit ke-54 ketika En-Nesyri berhasil menyamakan kedudukan. Menerima umpan lambung dari Rakitić, striker asal Maroko itu menanduk bola dengan keras, membuat David Soria tak berkutik. Gol ini menghidupkan kembali atmosfer di Sánchez Pizjuán dan membuat Sevilla bersemangat mengejar kemenangan.
Namun, kebangkitan Sevilla hanya berlangsung singkat. Getafe yang tetap sabar menunggu kesempatan sukses kembali unggul pada menit ke-68. Kali ini, Mason Greenwood menjadi aktor utama. Pemain pinjaman asal Inggris itu melakukan pergerakan cerdik dari sisi kanan, melewati satu bek, lalu melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Nyland. Gol spektakuler itu mengubah skor menjadi 1-2 untuk Getafe.
Tekanan di 20 Menit Terakhir
Sevilla terus berusaha menyamakan skor di sisa waktu pertandingan. Lucas Ocampos dimasukkan untuk menambah daya gedor, sementara Mariano Díaz juga dimainkan sebagai alternatif serangan. Meski demikian, solidnya lini belakang Getafe membuat peluang Sevilla minim.
David Soria tampil sebagai pahlawan dengan beberapa penyelamatan gemilang. Salah satunya terjadi pada menit ke-82 ketika ia berhasil menepis tendangan bebas Rakitić yang mengarah ke pojok gawang. Hingga peluit panjang berbunyi, Getafe mampu mempertahankan keunggulan tipis 2-1.
Performa Impresif Borja Mayoral dan Greenwood
Kemenangan ini semakin menegaskan peran krusial Borja Mayoral di lini depan Getafe. Dengan gol yang ia cetak, Mayoral kini semakin mantap bersaing di daftar pencetak gol terbanyak La Liga. Greenwood juga mencuri perhatian dengan kontribusinya yang menentukan. Meski baru bergabung, ia langsung memberi warna baru pada serangan Getafe. Kombinasi keduanya membuat Azulones memiliki lini depan yang cukup berbahaya.
Selain itu, lini tengah Getafe juga patut diapresiasi. Carles Aleñá dan Nemanja Maksimović bekerja keras menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Keberhasilan mereka menahan kreativitas Sevilla menjadi faktor kunci kemenangan di laga ini.
Dampak untuk Klasemen La Liga
Dengan kemenangan ini, Getafe naik ke posisi lima besar klasemen sementara, hanya terpaut tipis dari Real Madrid yang berada di atasnya. Catatan impresif mereka di awal musim membuat banyak pihak mulai menganggap Getafe sebagai penantang serius di zona Eropa.
Bagi Sevilla, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Setelah performa inkonsisten di awal musim, hasil negatif di kandang membuat mereka semakin terpuruk di papan tengah. Julen Lopetegui dituntut segera mencari solusi, terutama di lini belakang yang sering melakukan kesalahan elementer.
penulis:mudho firudin